Balita Hilang di Sembalun Ditemukan Meninggal Dunia di DAM Sungai
- 11 Mar 2026 20:31 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Upaya pencarian terhadap Muhammad Rafid Zaki (2,5), balita yang dilaporkan hilang di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, berakhir duka. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Rabu 11 Maret 2026 sore.
Jasad korban ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA di area DAM aliran sungai oleh seorang warga yang sedang hendak mandi di lokasi tersebut.
Kepala Kantor SAR Mataram, melalui Koordinator Pos SAR Kayangan M. Darwis, menjelaskan bahwa lokasi penemuan berada cukup jauh dari titik awal hilangnya korban.
“Korban ditemukan sekitar tiga kilometer ke arah barat dari titik awal perkiraan hilangnya,” ujar Darwis.
Setelah ditemukan, tim SAR bersama warga segera mengevakuasi jasad korban dari lokasi penemuan. Selanjutnya korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses selanjutnya.
Peristiwa tragis ini bermula pada Minggu (8/3) pagi. Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat itu korban sedang bermain di depan rumahnya di Desa Sembalun Lawang.
Ibunya sempat meninggalkan korban sekitar 30 menit. Namun ketika kembali, sang anak sudah tidak terlihat di sekitar rumah.
Pihak keluarga yang panik langsung melakukan pencarian secara mandiri bersama warga sekitar. Pencarian dilakukan di sejumlah titik, termasuk menyisir aliran sungai yang jaraknya hanya sekitar 10 meter dari rumah korban.
Karena korban tidak juga ditemukan, keluarga kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada aparat setempat dan tim SAR untuk dilakukan pencarian lebih lanjut.
Operasi pencarian kemudian melibatkan berbagai unsur tim gabungan. Di antaranya Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan, Camat Sembalun, SAR Unit Lombok Timur, Polsek Sembalun, Satpol PP, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, Pemerintah Desa Sembalun Lawang, TSBK Bima, TSBD Sembalun, Tagana, relawan, serta masyarakat setempat.
Tim melakukan pencarian intensif selama tiga hari dengan menyisir area sekitar permukiman, jalur aliran sungai, hingga sejumlah titik yang diduga menjadi kemungkinan lokasi korban terbawa arus. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan ditutup oleh tim SAR.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....