Pemda Lotim Dorong Gerakan Tanam Cabai untuk Tekan Kenaikan Harga
- 06 Mar 2026 14:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur: Tingginya harga cabai selama bulan Ramadhan menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Lombok Timur. Meski saat ini harga cabai mulai menunjukkan penurunan, namun kondisinya dinilai masih mengkhawatirkan karena komoditas tersebut kerap menjadi salah satu pemicu kenaikan inflasi di daerah.
Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menegaskan bahwa sebagai salah satu daerah penghasil cabai, seharusnya Lombok Timur tidak mengalami lonjakan harga yang signifikan. Oleh karena itu, pemerintah daerah berupaya melakukan berbagai langkah untuk mengantisipasi kenaikan harga cabai agar tidak terus berulang.
“Harga cabai yang tinggi saat Ramadhan ini sangat mengkhawatirkan. Padahal Lombok Timur ini merupakan daerah produksi cabai, sehingga seharusnya tidak terjadi kenaikan harga yang terlalu tinggi,” ujarnya.
Sebagai langkah antisipasi, pemerintah daerah menyiapkan program penanaman cabai dengan menyiapkan anggaran khusus untuk penyediaan polibag dan bibit cabai. Bibit tersebut rencananya akan dibagikan kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur untuk ditanam dan dirawat di rumah masing-masing.
“Kami menyiapkan anggaran khusus untuk pengadaan polibag dan bibit cabai yang akan diberikan kepada ASN. Harapannya ASN bisa menanam dan merawat cabai di rumahnya masing-masing sehingga kebutuhan rumah tangga bisa terpenuhi,” jelasnya.
Menurutnya, jika kebutuhan cabai untuk rumah tangga dapat dipenuhi secara mandiri, maka tekanan permintaan di pasar dapat berkurang dan secara tidak langsung dapat membantu menekan kenaikan harga. Selain itu, Warisin juga berharap langkah yang dilakukan ASN tersebut dapat menjadi contoh bagi masyarakat luas untuk mulai menanam cabai di pekarangan rumah.
“Kami berharap ada kepedulian dari masyarakat untuk menanam cabai dari rumah masing-masing. Kalau ASN sudah memulai, mudah-mudahan masyarakat juga bisa mencontoh sehingga kebutuhan cabai dapat terpenuhi,” katanya.
Ia menambahkan, gerakan menanam cabai di lingkungan rumah tangga ini diharapkan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan keluarga, tetapi juga menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga bahan pokok. Disamping itu menekan potensi inflasi di Kabupaten Lombok Timur.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....