Pemkot Mataram Imbau Warga Tak Panik Buying
- 05 Mar 2026 07:37 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan aksi borong menyusul potensi kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) akibat krisis geopolitik global di kawasan Timur Tengah. Imbauan tersebut disampaikan untuk mencegah gejolak di tingkat lokal, terutama menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Asisten II Setda Kota Mataram, H. Miftahurrahman,mengatakan dampak situasi global, termasuk isu penutupan Selat Hormuz, dirasakan hampir seluruh negara.
“Kita harus tetap tenang. Pengaruh global tentu tidak hanya dirasakan di Mataram, tapi seluruh dunia. Selama stok BBM dan kebutuhan lainnya masih terkendali, masyarakat diharapkan bisa menyesuaikan diri,” ujarnya, Kamis 5 Maret 2026.
Ia menjelaskan, pemerintah kota terus memantau ketersediaan stok kebutuhan pokok yang diperkirakan masih mencukupi untuk beberapa pekan ke depan. Pengawasan dilakukan untuk memastikan distribusi tetap lancar dan tidak terjadi kelangkaan yang memicu kepanikan.
Untuk mengantisipasi lonjakan harga selama Ramadhan, pemerintah menggencarkan operasi pasar murah yang dirangkaikan dengan safari Ramadan. Berbagai komoditas seperti beras, gula, minyak goreng, tepung, cabai, tomat, bawang, dan telur dijual di bawah harga pasar
“Kami masif melaksanakan operasi pasar murah. Alhamdulillah, sejauh ini tidak ada gejolak signifikan di masyarakat,” katanya.
Meski demikian, sejumlah komoditas tercatat mengalami kenaikan, terutama cabai rawit yang kini berada di kisaran Rp115 ribu per kilogram, setelah sempat menembus Rp180 ribu per kilogram pada akhir Februari 2026.
Kenaikan tersebut menjadi salah satu penyumbang inflasi bulan Februari 2026, namun pemerintah memastikan langkah pengendalian terus diperkuat agar stabilitas harga tetap terjaga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....