Terseret Arus hingga 6 Kilometer, Balita Ditemukan Meninggal
- 04 Mar 2026 10:18 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap balita bernama Muhammad Ibad Andillah (4), warga Desa Rato, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, yang dilaporkan terseret arus Sungai Kampo Sigi, resmi berakhir. Operasi pencarian diberhentikan setelah korban ditemukan pada Rabu, 4 Maret 2026.
Informasi kejadian pertama kali diterima Kantor SAR Mataram pada Senin, 2 Maret 2026 dari Sekretaris Desa Rato, Abdul Majid. Berdasarkan laporan, korban sebelumnya bermain di bantaran Sungai Kampo Sigi bersama temannya. Korban kemudian berenang seorang diri sebelum akhirnya terseret arus dan hilang.
Menindaklanjuti laporan tersebut, Kantor SAR Mataram segera memberangkatkan Tim Rescue Pos SAR Bima menuju lokasi kejadian untuk melaksanakan operasi pencarian bersama unsur SAR gabungan.
Setibanya di lokasi, tim langsung melakukan upaya pencarian. Namun hingga pukul 22.00 WITA pada hari pertama, hasil pencarian masih nihil sehingga operasi dihentikan sementara untuk evaluasi dan dilanjutkan kembali pada Selasa 3 Maret 2026 pukul 06.00 WITA.
Koordinator Pos SAR Bima, M. Firdaus, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi, melalui rilisnya menjelaskan bahwa pada hari kedua operasi, area pencarian dibagi menjadi dua Search and Rescue Unit (SRU).
“SRU 1 melakukan penyisiran sungai sejauh 5,91 kilometer dari titik awal kejadian. Sementara SRU 2 melaksanakan penyisiran ke arah hilir sungai sejauh 2 nautical mile (NM),” ujarnya.
Setelah dua hari pencarian, korban akhirnya ditemukan pada Rabu 4 Maret 2026 pukul 08.03 WITA oleh warga di sekitar Jembatan Sondo, Kecamatan Bolo, Kabupaten Bima, dalam kondisi meninggal dunia. Lokasi penemuan berjarak sekitar enam kilometer dari titik awal kejadian.
Selanjutnya, korban dievakuasi dan dibawa ke rumah duka untuk diserahkan kepada pihak keluarga.
Operasi SAR ini melibatkan Tim Rescue Pos SAR Bima, BPBD Kota Bima, Tagana Bima, Polairud Bima, Polsek Sila, Koramil Sila, Puskesmas Bolo, Potensi SAR 204, serta masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....