Pemkot Mataram Imbau Tunda Umrah Ramadan
- 03 Mar 2026 14:30 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram- Pemerintah Kota Mataram, mengingatkan warga agar mempertimbangkan kembali rencana keberangkatan ibadah umrah pada Ramadan 1447 Hijriah menyusul meningkatnya eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah. Imbauan ini disampaikan sebagai langkah antisipatif demi menjaga keselamatan jamaah di tengah situasi geopolitik yang belum stabil.
Asisten I Setda Kota Mataram, H. Lalu Martawang, mengatakan perkembangan konflik yang melibatkan serangan ke wilayah Iran berdampak pada meningkatnya ketidakpastian keamanan regional.
“Meski antusiasme masyarakat untuk beribadah ke Tanah Suci sangat tinggi, kondisi geopolitik saat ini menuntut kewaspadaan ekstra. Karena itu, umrah sebaiknya ditunda hingga kondisi benar-benar aman,” ujarnya, Selasa 3 Maret 2026.
Menurut dia, dinamika konflik yang melibatkan Israel, Amerika Serikat, dan Iran mulai berimbas pada sektor transportasi udara internasional. Sejumlah penerbangan dari dan menuju Timur Tengah dilaporkan mengalami penundaan, termasuk di Bandara Soekarno-Hatta. Bahkan, terdapat jamaah yang sempat tertahan di Jeddah, meskipun sebagian lainnya dapat kembali ke Indonesia tanpa hambatan berarti.
“Kita melihat ada penerbangan yang tertunda, baik yang masuk ke Indonesia maupun yang akan berangkat ke Timur Tengah,” katanya.
Martawang menegaskan, pemerintah daerah tidak dalam posisi melarang warga melaksanakan ibadah. Namun, ia meminta masyarakat mengutamakan faktor keselamatan dan terus memantau perkembangan ssituasi
“Kami tidak melarang, tetapi menghimbau agar mempertimbangkan kondisi yang ada. Jangan sampai keinginan beribadah mengabaikan aspek keselamatan,” jelasnya.
Ia juga meminta biro perjalanan umrah meningkatkan komunikasi dengan mitra di Makkah dan Madinah untuk memantau kondisi terkini.
“Travel agent harus lebih intensif berkoordinasi dengan pihak di sana. Jika suasana dinilai mengkhawatirkan, sebaiknya dipertimbangkan untuk tidak melanjutkan. Tetapi jika situasi aman berdasarkan pemetaan lapangan, tentu itu juga menjadi bahan pertimbangan,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....