Percepatan Pemulihan Sekolah Terdampak Banjir di Sumbawa Barat
- 28 Feb 2026 19:54 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Sumbawa Barat – Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat bergerak cepat menyikapi banjir yang melanda Desa Mataiyang, Kecamatan Brang Ene. SD SMP Mataiyang mengalami kerusakan yang cukup serius akibat luapan sungai setelah hujan deras, Selasa-Rabu, 24-25 Februari 2026.
Banjir yang merendam sekolah lebih dari satu jam menyebabkan tembok pagar roboh, atap ruang kelas rusak diterpa angin, serta jembatan penghubung antar ruang kelas ambruk. Kegiatan belajar mengajar pun diliburkan sementara demi keselamatan siswa dan tenaga pendidik. Selain sekolah, sejumlah infrastruktur desa turut terdampak, di antaranya saluran irigasi tersier sekitar 150 meter, gronjong sepanjang total 200 meter, jalan tani Lang Banar yang putus sekitar 80 meter, serta jalan tani Lang Semempo yang rusak akibat longsor.
Sekretaris Desa Mataiyang, Syahabuddin, melaporkan kerusakan tersebut sekaligus menyampaikan persoalan lain yang dihadapi desa, yakni keterbatasan tenaga pendidik dan tenaga kesehatan. Saat ini desa belum memiliki perawat, masih kekurangan guru SD dan SMP pada beberapa mata pelajaran, serta belum tersedia satuan pendidikan jenjang Taman Kanak-kanak. Pemerintah desa berharap lulusan sarjana setempat dapat diberdayakan untuk membantu kebutuhan guru.
Menanggapi hal itu, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Khusnarti, menjelaskan pengangkatan Pegawai Tidak Tetap tidak memungkinkan karena terbentur regulasi. Pemerintah daerah mendorong solusi jangka panjang melalui penegerian lembaga pendidikan agar penempatan guru dapat dilakukan melalui keputusan kepala daerah sesuai ketentuan yang berlaku.
Dalam peninjauan, Rabu, Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanifah mengatakan, penanganan dilakukan secara terukur dan lintas sektor. Bidang Guru dan Tenaga Kependidikan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta segera memetakan kebutuhan riil sekolah, sementara dinas teknis terkait diarahkan mempercepat perbaikan infrastruktur yang rusak. Ia juga memastikan seluruh laporan dan kebutuhan mendesak Desa Mataiyang dicatat untuk segera ditindaklanjuti.
Wakil Bupati juga mengatakan, bahwa pemerintah daerah akan terus berkoordinasi guna mempercepat pemulihan pascabencana, sekaligus mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem agar setiap kondisi darurat dapat segera ditangani secara cepat dan tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....