510 SR Gratis Mengalir, SPAM Gangga Ditarget Tuntas 2026
- 28 Feb 2026 18:58 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemerintah Kabupaten Lombok Utara (KLU) memastikan program Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di Kecamatan Gangga berjalan optimal dan ditargetkan tuntas sepenuhnya pada 2026. Proyek yang menjadi bagian dari komitmen peningkatan layanan dasar ini telah memasuki tahap akhir dengan capaian fisik 100 persen di Desa Genggelang.
Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR KLU, Rangga Wijaya, menjelaskan bahwa seluruh pekerjaan fisik SPAM Desa Genggelang telah selesai dan telah melalui proses audit oleh Badan Pengelola Keuangan dan Aset (BPKA).
“SPAM Desa Genggelang sudah diaudit BPKA untuk pekerjaan tahun lalu. Auditnya dilakukan minggu lalu. Progresnya sudah 100 persen dan sudah beroperasi,” katanya, Jumat 27 Februari 2026.
Menurut Rangga, operasional SPAM tersebut menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam memastikan akses air bersih bagi masyarakat Gangga semakin merata. Sebagai bentuk dukungan, pemerintah juga telah memberikan 510 sambungan rumah (SR) meter air secara gratis kepada warga.
“Pelayanan ke masyarakat kita berikan sambungan rumah meter gratis sebanyak 510 unit dan sudah beroperasi. Sementara pemakaiannya masih gratis. Nanti sampai dengan serah terima FHO (Final Hand Over), baru kita sosialisasikan bersama PDAM untuk dikenakan tarif,” jelasnya.
Ia menambahkan, hingga proses serah terima akhir atau Final Hand Over (FHO) dilakukan, masyarakat belum dikenakan tarif pemakaian air. Setelah FHO rampung, pemerintah daerah bersama PDAM akan melakukan sosialisasi menyeluruh terkait mekanisme pembayaran dan besaran tarif yang akan diberlakukan.
Rangga menegaskan, dengan capaian tersebut pihaknya optimistis program SPAM di Kecamatan Gangga dapat diselesaikan secara keseluruhan pada tahun ini.
“Jadi di Kecamatan Gangga, insya Allah tahun ini tuntas untuk SPAM,” tegasnya.
Tidak hanya di Gangga, Dinas PUPR KLU juga telah menyiapkan kelanjutan pembangunan SPAM pada tahun anggaran 2026 di Kecamatan Bayan, tepatnya di Desa Akar-Akar dan Desa Loloan. Pembangunan lanjutan ini direncanakan mencakup sekitar 200 sambungan rumah.
“Untuk tahun ini kelanjutan di Kecamatan Bayan di Desa Akar-Akar dan Desa Loloan jumlahnya sekitar 200 unit. Segera kita tender tahun ini,” ujar Rangga.
Namun demikian, ia menjelaskan bahwa proses tender belum dapat dilakukan dalam waktu dekat karena masih menunggu proses pergeseran APBD. Seluruh paket pekerjaan, termasuk pembangunan untuk organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, akan dilelang setelah tahapan administrasi anggaran rampung.
“Semua belum tender, termasuk juga pembangunan OPD. Setelah selesai pergeseran APBD baru bisa kita tender semua. Tahun ini pasti jalan,” pungkasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....