Mataram Diuji Konsistensi menuju Kota Bersih
- 27 Feb 2026 16:13 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota Mataram mendapat pengakuan dari pemerintah pusat atas kinerja pengelolaan sampah tahun 2025. Melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup RI Nomor 1036 Tahun 2026, Kementerian Lingkungan Hidup Republik Indonesia menetapkan Kota Mataram meraih predikat Sertifikat Menuju Kota Bersih dengan nilai 61,78. Penghargaan tersebut diserahkan dalam Rapat Kerja Nasional Pengelolaan Sampah 2026 di Balai Kartini, Jakarta.
Penilaian tahun ini berbeda dari sebelumnya. Pemerintah pusat tidak lagi menganugerahkan Adipura maupun Adipura Kencana karena tidak ada daerah yang mencapai ambang batas nilai minimal 75. Sebanyak 35 kabupaten/kota masuk kategori Menuju Kota Bersih, 253 daerah dalam pembinaan, dan 132 daerah dalam pengawasan. Bahkan Surabaya yang mencatat nilai tertinggi 74,9 tetap berada pada kategori yang sama.
Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, menegaskan bahwa capaian tersebut harus dibaca sebagai pengingat untuk berbenah, bukan sekadar seremoni. “Tantangan kita nyata, terutama keterbatasan TPA. Justru dari kondisi itu kami belajar bahwa solusi tidak bisa hanya di hilir, tetapi harus dimulai dari rumah tangga,” ujarnya, Jumat 27 Februari 2026.
Salah satu program yang menjadi perhatian pemerintah pusat adalah Tempat Dedoro Organik, gerakan pengolahan sampah berbasis lingkungan. Program ini mendorong warga memilah dan mengolah sampah organik sejak dari sumbernya.
| Baca juga: BKD Dalami Dugaan Kurang Bayar Pajak |
Sementara itu Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Mataram, H. Deni Nizar Cahyadi, menyebut penghargaan tersebut disertai 10 rekomendasi yang wajib ditindaklanjuti. “Evaluasi internal akan kami lakukan agar perbaikan tidak berhenti pada penghargaan, tetapi berlanjut pada penguatan sistem pemilahan, fasilitas pengolahan, hingga regulasi,” katanya.
Apresiasi dari pusat sekaligus menjadi ujian konsistensi bagi Mataram. Dengan pertumbuhan kota yang terus meningkat dan produksi sampah yang tak terelakkan, keberhasilan menjaga predikat Menuju Kota Bersih sangat bergantung pada kolaborasi pemerintah dan masyarakat.
"Kami berharap perubahan perilaku dengan memilah, mengompos, dan mengurangi plastik sekali pakai menjadi fondasi agar Mataram tak sekadar menuju kota bersih, tetapi benar-benar mewujudkannya," jelasnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....