Lewat Imtaq Rutin, Pemprov NTB Dorong ASN Tingkatkan Kualitas Ibadah dan Pelayanan
- 27 Feb 2026 11:29 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menggelar kegiatan Imtaq rutin di Masjid Al Amin, Jumat 27 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan spiritual bagi aparatur sipil negara di lingkup Pemprov NTB.
Imtaq tersebut diikuti oleh ASN, P3K penuh waktu, dan P3K paruh waktu dari berbagai perangkat daerah, mulai dari BKD, RSUD, Satpol PP, Diskominfotik, Dinas Pariwisata dan Ekraf, Dinas Sosial, Bakesbangpoldagri, RSJ Mutiara Sukma, BPSDM, BPBD, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, hingga seluruh biro di lingkungan Setda NTB.
Dalam tausiyahnya, TGH. Dr. Lalu Ahmad Zaenuri, MA., mengulas tafsir Surat Al-Baqarah ayat 185–186. Ia menekankan bahwa kualitas ibadah seseorang sangat dipengaruhi oleh dua faktor utama, yakni kemuliaan tempat dan ketepatan waktu.
Menurutnya, bulan Ramadhan merupakan waktu yang memiliki kemuliaan istimewa. Ia mengutip ayat 185 yang menjelaskan bahwa Ramadhan adalah bulan diturunkannya Al-Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia serta pembeda antara yang hak dan batil.
“Ramadhan adalah momentum di mana setiap amal kebaikan dilipatgandakan nilainya. Ini kesempatan bagi setiap hamba untuk meningkatkan kualitas ibadah dan ketakwaan,” ujarnya di hadapan jamaah.
Ia juga menegaskan bahwa Islam adalah agama yang menghendaki kemudahan, bukan kesukaran. Hal ini tercermin dari adanya keringanan (rukhshah) bagi orang yang sakit atau dalam perjalanan untuk tidak berpuasa dan menggantinya di hari lain.
“Allah menghendaki kemudahan bagimu dan tidak menghendaki kesukaran. Tujuan akhir dari puasa adalah agar hamba-Nya mampu mengagungkan Allah dan menjadi pribadi yang bersyukur,” jelasnya.
Pada ayat 186, TGH Ahmad Zaenuri menggarisbawahi pesan tentang kedekatan Allah dengan hamba-Nya. Ia menyampaikan bahwa Allah tidak membutuhkan perantara untuk mendengar doa manusia dan berjanji akan mengabulkan permohonan mereka yang beriman serta menjalankan perintah-Nya dengan sungguh-sungguh.
“Doa adalah inti ibadah. Allah sangat dekat, bahkan lebih dekat dari urat nadi, dan tidak pernah mengecewakan hamba yang meminta dengan penuh ketaatan,” tegasnya.
Melalui kegiatan Imtaq ini, Pemprov NTB berharap nilai-nilai kemudahan, kedisiplinan, dan rasa syukur yang ditekankan dalam tausiyah dapat diimplementasikan dalam tugas sehari-hari. Spirit Ramadhan diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek ritual, tetapi juga tercermin dalam peningkatan integritas, etos kerja, dan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat Nusa Tenggara Barat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....