Waspadai Takjil Mengandung Zat Berbahaya

  • 27 Feb 2026 10:59 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu - Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, mengimbau masyarakat agar mewaspadai peredaran takjil yang diduga mengandung zat berbahaya selama bulan suci Ramadhan. Warga diminta lebih selektif dan teliti sebelum membeli makanan dan minuman yang dijajakan di sepanjang jalan protokol di wilayah Kabupaten Dompu.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu, Omiyati Fatimah, mengatakan pihaknya menerima informasi dan mencium adanya potensi kecurangan sebagian pedagang yang diduga mencampurkan bahan berbahaya ke dalam makanan takjil.

”Kami mengimbau masyarakat agar benar-benar memperhatikan kondisi makanan yang hendak dibeli. Jangan hanya tergiur warna atau tampilan yang menarik,” katanya, Jum’at, 27 Februari 2026.

Menurutnya, salah satu ciri makanan yang patut dicurigai adalah yang tampak tidak dihinggapi lalat meski dijual di ruang terbuka. Kondisi tersebut bisa menjadi indikasi adanya penggunaan bahan kimia tertentu yang tidak layak konsumsi.

Tak hanya takjil, Dinas Kesehatan juga menyoroti ikan laut yang dijual di sejumlah pasar tradisional. Ikan yang tampak segar dan tidak berbau menyengat dicurigai mengandung formalin. Terlebih, sebagian ikan tersebut diduga didatangkan dari luar daerah.

“Khusus ikan laut, masyarakat jangan mudah tergoda dengan tampilan luarnya yang terlihat segar. Perhatikan tekstur dan aromanya. Jika terlalu kenyal dan tidak berbau khas ikan, perlu diwaspadai,” jelas Omiyati.

Dalam waktu dekat, Dinas Kesehatan Kabupaten Dompu akan menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan terhadap sampel makanan, minuman, serta ikan yang beredar di pasaran. Langkah ini dilakukan guna memastikan keamanan konsumsi masyarakat selama Ramadhan.

Omiyati menegaskan, pihaknya memiliki kewenangan untuk melakukan pemeriksaan terhadap makanan, minuman, dan obat-obatan yang beredar di wilayah Dompu. Kerja sama melalui nota kesepahaman (MoU) dengan Balai POM Mataram juga masih berlaku dan belum dicabut.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dengan adanya pengawasan ini, Pemerintah Kabupaten Dompu berharap masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan aman dan terhindar dari risiko gangguan kesehatan akibat konsumsi bahan pangan berbahaya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....