PDAM Tirta Rora Dompu Mulai Bangkit, Keuangan Kini Sehat

  • 27 Feb 2026 09:11 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Rora, Kabupaten Dompu, mulai menunjukkan prospek bisnis yang menggembirakan setelah bertahun-tahun dinyatakan sakit akibat persoalan keuangan.

Direktur PDAM Tirta Rora, Didi Wahyudi, mengungkapkan kondisi keuangan perusahaan kini berangsur sehat.

PDAM sudah mampu membiayai operasional secara mandiri, termasuk membayar gaji karyawan serta menangani perbaikan teknis dan non-teknis skala kecil.

“Dulu kami tidak mampu menggaji karyawan. Sekarang alhamdulillah sudah bisa menggaji dan membiayai operasional teknis maupun non-teknis secara mandiri,” katanya, Jum'at, 27 Februari 2026.

Perbaikan tersebut, kata dia, tidak lepas dari pembenahan internal yang dilakukan manajemen serta diperolehnya izin pemanfaatan air baku dari Bendungan Mila untuk menopang Instalasi Pengolahan Air (IPA) Selaparang.

Sebelumnya, sumber air baku Kamudi yang selama ini menjadi andalan IPA Selaparang belum bisa difungsikan pasca rusak diterjang banjir pada 2025 lalu.

Kini, dengan memanfaatkan air baku dari Bendungan Mila, distribusi air bersih kepada pelanggan kembali berjalan optimal.

“Air yang didistribusikan tidak lagi seperti air banjir yang keruh seperti sebelumnya. Sekarang sudah jernih dan layak,” katanya.

Selain itu, membaiknya kondisi keuangan juga memungkinkan PDAM melakukan pembersihan pada paraset IPA serta peningkatan kualitas layanan. Saat ini, jumlah pelanggan aktif PDAM Dompu tercatat sebanyak 5.675 rumah tangga.

Namun, sekitar 3 ribuan pelanggan belum rutin membayar setiap bulan. Meski demikian, dari pelanggan yang ada, PDAM mampu mencatat pendapatan rata-rata Rp150 juta per bulan.

Pendapatan tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan pembayaran gaji karyawan dan biaya operasional rutin. Bahkan, jika sekitar dua ribu pelanggan saja tertib membayar rekening, potensi pendapatan per bulan diperkirakan bisa menembus angka Rp200 juta.

Untuk wilayah dalam kota, kapasitas sumber air baku PDAM mencapai 240 liter per detik yang berasal dari IPA Rora, IPA Kamudi, dan Mila. Dengan kapasitas tersebut, PDAM berpotensi melayani hingga 24 ribu rumah tangga.

Potensi ini belum termasuk layanan dari IPA Kilometer 12 Kadindi Kecamatan Pekat, Kilo, Hu’u, serta rencana pengembangan IPA Manggelewa.

Di sisi lain, PDAM Tirta Rora tengah melengkapi sejumlah dokumen penting, termasuk Surat Izin Pengolahan Air (SIPA) untuk diajukan ke pemerintah pusat. SIPA menjadi salah satu persyaratan untuk mengakses pinjaman dari PT Sarana Multi Infrastruktur maupun dukungan pemerintah pusat lainnya.

Selain SIPA, dokumen yang tengah disiapkan meliputi rencana bisnis, RKA, serta dokumen UKL dan UPL. Pemerintah Kabupaten Dompu sendiri berencana mengajukan pinjaman ke PT SMI guna mendanai pengembangan bisnis dan peningkatan layanan PDAM, termasuk mendukung penanganan penerangan jalan.

⁠⁠⁠⁠⁠⁠⁠Dengan tren positif ini, PDAM Tirta Rora optimistis dapat terus memperluas cakupan layanan sekaligus memperkuat kemandirian keuangan perusahaan daerah tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....