Peresmian RPS Kuliner Jadi Langkah Nyata NTB Perkuat Pendidikan Vokasi
- 26 Feb 2026 20:22 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara - Peningkatan kualitas pendidikan vokasi di Nusa Tenggara Barat kembali mendapat penguatan dengan diresmikannya Ruang Praktik Siswa (RPS) bidang kuliner di SMKN 1 Tanjung, Kabupaten Lombok Utara, Rabu 25 Februari 2026. Kehadiran fasilitas praktik tersebut diharapkan mampu meningkatkan kompetensi siswa sekaligus memperkuat kesiapan lulusan memasuki dunia kerja.
Peresmian dilakukan langsung oleh Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa penguatan sarana praktik merupakan bagian penting dalam membangun pendidikan vokasi yang relevan dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, ruang praktik yang representatif akan memberi kesempatan bagi siswa untuk mengasah keterampilan secara optimal. Terlebih bagi SMK dengan konsentrasi keahlian kuliner, fasilitas praktik menjadi faktor kunci dalam membentuk kompetensi teknis dan profesionalisme siswa.
Iqbal juga menyampaikan apresiasi kepada para guru dan tenaga kependidikan yang dinilainya memiliki peran sentral dalam keberhasilan proses pembelajaran. Ia menekankan bahwa guru bukan hanya pengajar, tetapi juga figur teladan yang membentuk karakter siswa di lingkungan sekolah.
“Saya tidak minta banyak kepada para guru. Saya hanya minta satu, jadilah guru yang layak dihormati dan menjadi teladan bagi murid-muridnya,” ujarnya di hadapan para pendidik.
Ia mengungkapkan, penghormatan terhadap guru merupakan nilai yang terus ia pegang hingga kini. Menurutnya, keberhasilan seorang anak tidak terlepas dari keberkahan dan dedikasi orang tua maupun guru yang membimbingnya.
Selain penguatan fasilitas, Pemprov NTB juga melakukan pembenahan manajemen sekolah melalui rotasi kepala sekolah, khususnya bagi yang telah menjabat lebih dari 15 tahun. Kebijakan tersebut, kata Iqbal, bertujuan menghadirkan suasana baru dan meningkatkan mutu pendidikan di jenjang SMA, SMK, dan SLB yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.
“Ini semata-mata untuk memperbaiki kualitas SMA, SMK, dan SLB,” tegasnya.
Lebih jauh, ia menyoroti pentingnya sertifikasi bagi lulusan SMK. Menurutnya, salah satu kendala lulusan dalam mengakses lapangan pekerjaan, baik di dalam maupun luar negeri, adalah belum terpenuhinya sertifikasi kompetensi yang diakui industri.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Pemprov NTB melalui Dinas Ketenagakerjaan telah mengalokasikan anggaran guna mendukung proses sertifikasi siswa SMK. Program ini akan dilaksanakan melalui kerja sama lintas sektor agar lulusan memiliki dokumen kompetensi yang sesuai standar pasar kerja.
“Dengan sertifikasi, begitu ada peluang kerja, mereka bisa langsung masuk, baik di dalam negeri maupun luar negeri,” ujarnya.
Dengan hadirnya Ruang Praktik Siswa kuliner yang lebih representatif di SMKN 1 Tanjung, diharapkan proses pembelajaran semakin aplikatif dan selaras dengan kebutuhan industri jasa boga. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemprov NTB dalam meningkatkan daya saing sumber daya manusia daerah melalui pendidikan vokasi yang berkualitas dan terintegrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....