Dari Lombok Utara, Gelegar Lentera Ramadan Dorong UMKM Naik Kelas

  • 26 Feb 2026 20:12 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat menjadikan Gelegar Lentera Ramadan 2026 sebagai instrumen strategis untuk memperkuat dan mengembangkan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh daerah. Tidak sekadar agenda religi tahunan, event ini dirancang sebagai ruang pertumbuhan ekonomi rakyat yang lebih merata.

Pembukaan kegiatan yang dipusatkan di Taman Alun-Alun Tioq Tata Tunaq, Lombok Utara, Rabu 26 Februari 2026, menandai dimulainya rangkaian event Ramadan yang akan digelar secara bertahap di sejumlah kabupaten/kota. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menegaskan bahwa konsep tahun ini berbeda karena menitikberatkan pada distribusi manfaat ekonomi bagi UMKM lokal.

Menurut Iqbal, pada penyelenggaraan sebelumnya kegiatan Ramadan lebih terpusat di satu lokasi, sehingga dampak ekonominya belum tersebar optimal. Tahun ini, pemerintah provinsi memutuskan untuk membawa event ke berbagai daerah agar pelaku usaha di masing-masing wilayah dapat merasakan langsung peningkatan transaksi dan perputaran ekonomi.

“Semangatnya adalah pemerataan. UMKM di kabupaten/kota harus ikut tumbuh bersama melalui momentum Ramadan,” ujarnya.

Gelegar Lentera Ramadan 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 25 Februari hingga 1 Maret di Lombok Utara, kemudian berlanjut ke Kota Bima pada 2–3 Maret, dilanjutkan ke Lombok Tengah pada 4–8 Maret, dan ditutup di kawasan Islamic Center Hubbul Wathan.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi NTB, Ahmad Nur Aulia, menjelaskan bahwa event ini dirancang dengan pendekatan kolaboratif lintas sektor. Pemerintah menggandeng Bank NTB Syariah sebagai mitra untuk mendukung ekosistem transaksi dan pembiayaan yang lebih inklusif bagi pelaku UMKM.

Ia menambahkan, Gelegar Lentera Ramadan tidak hanya menyediakan lapak penjualan, tetapi juga menjadi sarana promosi produk lokal, memperluas jejaring pasar, dan mendorong pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas kemasan serta pelayanan. Dengan menghadirkan hiburan religi dan kegiatan syiar, arus kunjungan masyarakat diharapkan meningkat, sehingga peluang transaksi UMKM semakin besar.

Strategi ini sekaligus memperkuat pendekatan event-based economy yang kini dikembangkan Pemerintah Provinsi NTB. Melalui kegiatan berbasis budaya dan religi, pemerintah berupaya menciptakan aktivitas ekonomi yang berdampak langsung terhadap peningkatan pendapatan pelaku usaha kecil.

Pembukaan Gelegar Lentera Ramadan 2026 juga dimeriahkan oleh penyanyi religi nasional, Opick, yang menarik antusiasme masyarakat. Kehadiran figur publik dalam event ini dinilai turut meningkatkan daya tarik pengunjung, sehingga memberi efek berganda terhadap penjualan produk UMKM.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....