Longsor Tutup Sebagian Jalur Pusuk Sembalun, Arus Lalu Lintas Terganggu
- 25 Feb 2026 19:50 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Jalur wisata Pusuk Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, kembali dilanda longsor akibat hujan deras yang mengguyur kawasan tersebut dalam beberapa hari terakhir. Rabu, 25 Februari 2026. Peristiwa ini menyebabkan arus lalu lintas terganggu karena material longsor dan pohon menutupi sebagian badan jalan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, material longsor berupa tanah dan bebatuan menutup sebagian ruas jalan. Selain itu, sebuah pohon berukuran cukup besar ikut tergerus longsor. Meski belum sepenuhnya tumbang, posisi pohon tersebut masih berdiri dan dinilai berpotensi membahayakan pengendara karena dapat roboh sewaktu-waktu.
Longsor diduga dipicu oleh hujan deras yang terus mengguyur kawasan Sembalun. Kondisi tanah yang labil di wilayah perbukitan menjadi salah satu faktor utama terjadinya longsor di jalur tersebut.
Camat Sembalun, Suherman, membenarkan adanya peristiwa longsor di jalur wisata Pusuk Sembalun. Ia menyampaikan bahwa meskipun sebagian badan jalan tertutup material, kendaraan masih dapat melintas dengan hati-hati.
| Baca juga: Disdik Tata Ulang Sebaran Murid |
“Memang benar terjadi longsor di jalur Pusuk Sembalun. Material tanah dan batu menutup sebagian badan jalan, namun jalur tersebut masih bisa dilewati kendaraan dengan tetap berhati-hati,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa pihak kecamatan bersama unsur terkait telah turun ke lokasi untuk melakukan pemantauan dan penanganan awal guna memastikan keselamatan pengguna jalan. “Kami sudah berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan dan pengamanan di lokasi, agar tidak membahayakan pengendara,” katanya.
Pihak kecamatan juga mengimbau masyarakat serta para pengendara yang hendak melintas maupun berkunjung ke kawasan wisata Sembalun agar meningkatkan kewaspadaan. Mengingat kondisi cuaca yang masih tidak menentu, potensi longsor susulan maupun pohon tumbang masih dapat terjadi, terutama saat hujan dengan intensitas tinggi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....