Pulau Seribu Masjid Siap Jadi Destinasi Muslim Dunia
- 23 Feb 2026 19:45 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus memantapkan langkah strategis untuk memperkuat kembali konsep pariwisata ramah muslim. Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari penyempurnaan ekosistem pariwisata halal yang selama ini dinilai belum berjalan optimal.
Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal, menegaskan komitmennya menjadikan daerah yang dikenal sebagai pulau seribu masjid itu tampil sebagai destinasi unggulan wisatawan muslim, baik nasional maupun internasional.
“Bukan tidak berjalan, tapi tugas kita adalah menyempurnakan supaya betul-betul ekosistemnya siap,” ujar Miq Iqbal saat ditemui RRI di Aula Bank NTB Syariah, Udayana, Mataram, Senin, 23 Februari 2026.
| Baca juga: Stok Beras Bulog NTB Aman hingga Tahun Depan |
Sebagai langkah awal, Iqbal mengungkapkan adanya terobosan strategis melalui koordinasi intensif dengan Kementerian Haji Republik Indonesia. Salah satu fokus pembahasan adalah peluang pemanfaatan penerbangan kosong atau empty flight pada musim haji untuk mendatangkan wisatawan ke NTB di luar periode haji.
“Ini peluang besar. Daripada pesawat kembali kosong, kenapa tidak dimanfaatkan untuk membawa wisatawan ke NTB,” katanya.
Menurut Iqbal, tantangan utama dalam pengembangan pariwisata ramah muslim bukan terletak pada objek wisata, melainkan pada kesiapan ekosistem pendukung. Mulai dari tata kelola destinasi, standar pelayanan, hingga pemahaman pelaku wisata terhadap kebutuhan wisatawan muslim.
“Objeknya tetap sama, alamnya tidak berubah. Yang kita sesuaikan adalah norma dan standar Muslim-friendly tourism,” ucapnya.
Ia menekankan penguatan konsep ini tidak akan mengubah keindahan alam maupun daya tarik fisik destinasi yang telah ada. Justru, penyesuaian dilakukan agar wisatawan muslim merasa lebih nyaman tanpa mengurangi nilai universal pariwisata NTB.
Iqbal berharap NTB mampu naik kelas sebagai destinasi pariwisata ramah muslim berdaya saing nasional, sekaligus menjadi contoh pengembangan pariwisata halal yang inklusif dan berkelanjutan.
“Kita ingin wisatawan datang, merasa nyaman, dan membawa cerita baik tentang NTB,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....