Satgas Bintaro Siaga Trantibum dan Banjir Rob

  • 21 Feb 2026 19:19 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kota Mataram, memperkuat pengawasan wilayah dengan membentuk Satuan Tugas (Satgas) patroli menjelang dan selama bulan suci Ramadan. Langkah ini dilakukan untuk menjawab dua tantangan sekaligus, yakni potensi gangguan ketenteraman dan ketertiban umum (trantibum) pada malam hari serta ancaman banjir rob akibat anomali cuaca di kawasan pesisir.

Lurah Bintaro, Rudy Herlambang, mengungkapkan sejumlah titik rawan telah dipetakan berdasarkan evaluasi lapangan. Beberapa lokasi yang kerap menjadi pusat aktivitas remaja pada malam hari antara lain kawasan Pertamina, Lingkungan Bintaro Jaya di akses jalan menuju rusunawa, Lingkungan Telaga Mas, dan Lingkungan Dinaseleh di simpang tiga Kebon Roek.

“Di titik-titik tersebut sering terjadi balap liar dan kerumunan remaja yang berpotensi mengganggu kenyamanan warga,” ujarnya Sabtu 21 Februari 2026.

Menurut Rudy, pembentukan Satgas diawali dengan rapat koordinasi berjenjang bersama unsur tiga pilar, yakni Babinsa, Bhabinkamtibmas, Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas), serta para kepala lingkungan. Koordinasi tersebut bertujuan menyamakan persepsi dan menyusun langkah teknis di lapangan agar pengamanan berjalan efektif.

“Kami ingin memastikan seluruh unsur bergerak terpadu, baik dalam pendekatan persuasif maupun penindakan jika ditemukan pelanggaran,” katanya.

Ia menjelaskan, Satgas sebenarnya telah terbentuk sebagai bagian dari sistem kesiapsiagaan kelurahan. Namun, menjelang Ramadan jumlah personel diperkuat dengan melibatkan relawan Kelompok Siaga Bencana (KSB) binaan PT Pertamina.

"Penambahan ini untuk mengoptimalkan patroli malam sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob di wilayah pesisir Bintaro," ujarnya.

Untuk mendukung operasional, Satgas mendirikan posko terpadu di halaman Kantor Lurah Bintaro sebagai pusat koordinasi dan pengaduan masyarakat. Patroli gabungan dimulai setiap hari usai salat Tarawih dengan menyisir titik rawan serta memantau kondisi pesisir.

“Kami ingin Ramadan berjalan aman dan kondusif. Selain menjaga kamtibmas, kami juga mengantisipasi kemungkinan rob agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang,” ungkap Rudy.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....