Vaksinasi PMK Masal, Targetkan Herd Immunity Ternak Dompu

  • 18 Feb 2026 13:17 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Dompu – Pemerintah Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat, melakukan vaksinasi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) serta pengobatan massal ternak di wilayah pelepasan ternak Doro Ncanga, Kecamatan Pekat, secara masal.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya percepatan pengendalian dan penanggulangan PMK di wilayah Kabupaten Dompu.

Pemerintah daerah menegaskan komitmennya dalam melindungi sektor peternakan yang menjadi salah satu tulang punggung perekonomian masyarakat.

Bupati Dompu, Bambang Firdaus, meminta para camat untuk aktif mensosialisasikan pentingnya kegiatan tersebut kepada para petani ternak yang belum sempat hadir.

“Sebagai orang Dompu, kita patut bangga karena sektor peternakan berkembang pesat dan bahkan telah mengantarkan putra-putra terbaik daerah tampil di kancah nasional, baik di panggung politik maupun pemerintahan. Salah satu faktor pendukungnya adalah sektor peternakan,” katanya, Rabbu, 18 Februari 2026.

Ia juga mengungkapkan bahwa potensi peternakan Dompu telah menarik perhatian sejumlah daerah di luar Provinsi NTB.

Bahkan, beberapa kota datang khusus untuk mempelajari cara beternak dan mengembangkan potensi peternakan di Dompu.

“Salah satunya adalah Kabupaten Berau, Kalimantan Timut, yang melakukan kunjungan studi terkait pengembangan sektor tersebut,” katanya.

Namun demikian, Bupati mengingatkan agar masyarakat tidak terlena dengan besarnya populasi ternak yang ada. Ancaman PMK masih menghantui dan berpotensi mengganggu keberlanjutan sektor peternakan.

“Kalau isu PMK ini kita abaikan, maka kuota 13.500 ekor tahun 2026 bisa gagal tercapai dan berdampak pada perekonomian daerah serta pendapatan masyarakat,” katanya.

PMK merupakan penyakit menular yang sangat merugikan sektor peternakan. Penyakit ini dapat menyebabkan penurunan produksi susu dan daging, mengganggu pertumbuhan ternak, bahkan berujung pada kematian hewan.

Dampaknya bukan hanya dirasakan oleh peternak secara individu, tetapi juga memengaruhi stabilitas harga dan rantai pasok di pasaran.

Pemkab Dompu menyadari sepenuhnya dampak negatif wabah tersebut. Oleh karena itu, upaya pencegahan dan pengendalian dilakukan secara serius, terpadu, dan berkelanjutan.

Kegiatan vaksinasi dan pengobatan massal di Doro Ncanga menjadi wujud nyata komitmen tersebut, sekaligus mendukung program pengendalian PMK yang dicanangkan pemerintah pusat.

Pemkab Dompu berharap melalui kegiatan ini, mata rantai penyebaran PMK dapat diputus dan hewan ternak masyarakat terlindungi.

Pemkab Dompu, juga menargetkan tercapainya herd immunity atau kekebalan kelompok pada populasi ternak di Kabupaten Dompu, sehingga tercipta lingkungan yang aman dan kondusif bagi perkembangan sektor peternakan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....