MBG Lombok Barat Dipacu Demi Nol Stunting Anak
- 17 Feb 2026 19:21 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha, menyampaikan instruksi tegas kepada seluruh ahli gizi yang tergabung dalam Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kabupaten Lombok Barat. Ia menuntut dedikasi maksimal dan kerja profesional agar program pemenuhan gizi benar-benar berdampak pada kualitas kesehatan dan kecerdasan anak-anak daerah.
Dalam pengarahan yang berlangsung pada kegiatan penguatan koordinasi Satuan Tugas Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Nurul Adha yang akrab disapa Ummi UNA menegaskan kinerja SPPG harus terukur, nyata, dan dapat dipertanggungjawabkan. Fokus utama, kata dia, adalah memastikan nutrisi anak terpenuhi secara seimbang tanpa menyisakan risiko kesehatan.
“Tunjukkan kinerja kita agar gizi anak-anak jelas dan nutrisinya terpenuhi. Saya juga mengingatkan dengan sangat, jangan sampai ada kejadian keracunan. Kita harus cegah itu sedini mungkin sebagai bentuk kontribusi nyata kita untuk Lombok Barat,” ucapnya di Aula Lesehan Tanak Maiq, Desa Golong, Kecamatan Narmada, Selasa 10 Februari 2026.
Pada kesempatan yang sama, Wabup UNA mengungkapkan poin strategis yang sebelumnya ia sampaikan dalam pertemuan dengan DPR RI. Menurutnya, keberhasilan MBG sangat ditentukan oleh ketepatan sasaran, khususnya pada kelompok usia paling rentan.
“Salah satu tujuan pemberian MBG ini adalah untuk me-nol-kan stunting pada anak di bawah lima tahun. Kalau anak-anak di Posyandu juga bisa diberikan, maka SPPG berkontribusi langsung dalam penurunan angka stunting secara menyeluruh,” katanya.
Ia menambahkan, apabila anak-anak usia dini mulai dari Posyandu, TK hingga SD mendapatkan asupan gizi yang cukup dan aman, maka target nasional pengentasan stunting akan semakin cepat tercapai. “Ini bukan sekadar program makan, tapi investasi masa depan generasi Lombok Barat,” tutupnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....