Lantik 136 Pejabat, Nurul Adha Tekankan Integritas ASN

  • 17 Feb 2026 19:20 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pemerintah daerah kembali melakukan penyegaran birokrasi. Sebanyak 136 pejabat struktural resmi dilantik dalam sebuah prosesi khidmat yang digelar di Aula Bupati, Kantor Bupati Lombok Barat, Jumat, 6 Februari 2026. Pelantikan ini meliputi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Pejabat Administrator, hingga Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat.

Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Hj. Nurul Adha. Dalam sambutannya, ia menyampaikan ucapan selamat sekaligus penegasan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjaga kekompakan dan membangun sinergi di seluruh lini organisasi pemerintahan.

Menurut Wakil Bupati yang akrab disapa Ummi Nurul Adha (UNA), keberhasilan pembangunan daerah tidak bisa dicapai secara parsial. Organisasi pemerintahan, kata dia, harus dipahami sebagai satu kesatuan yang saling bergantung antara pimpinan dan staf.

"Untuk mencapai hasil maksimal, pemimpin yang baik harus didukung oleh anak buah yang baik pula. Kita harus saling mengasah, mengasih, dan tolong-menolong. Keberhasilan membangun daerah ini ditentukan oleh kesiapan kita menjadi tim yang solid," ucapnya.

Selain kekompakan, isu integritas menjadi penekanan utama dalam arahannya. Ia menilai profesionalisme kerja tanpa integritas hanya akan menghasilkan kinerja yang semu dan minim dampak bagi masyarakat.

"Pekerjaan yang profesional hasilnya akan baik ketika kita bisa menjaga integritas. Tanpa integritas, profesionalisme kita mungkin tidak akan memberikan dampak yang signifikan bagi masyarakat," katanya.

Lebih jauh, Hj. Nurul Adha mengaitkan integritas dengan nilai ketakwaan. Ia mengajak seluruh aparatur sipil negara untuk menanamkan kesadaran spiritual bahwa setiap tindakan dalam bekerja selalu berada dalam pengawasan Tuhan Yang Maha Esa.

Ia kemudian mengutip filosofi kehati-hatian dari Sahabat Nabi, Sayyidina Umar bin Khatab, sebagai pengingat moral dalam menjalankan amanah jabatan.

"Takwa itu ibarat kita berjalan di atas jalan yang penuh dengan duri. Tentu kita akan berjalan dengan sangat hati-hati agar tidak menginjak duri yang tajam. Begitu juga kita bekerja, harus selalu waspada dan hati-hati agar tidak melanggar aturan maupun syariat," ujarnya secara filosofis.

Menutup sambutannya, Wakil Bupati berharap seluruh pejabat yang dilantik diberikan kemudahan dalam mengemban tugas baru. Ia menegaskan bahwa rasa takut melanggar aturan harus menjadi benteng moral agar roda birokrasi berjalan lurus, bersih, dan berpihak pada kepentingan masyarakat demi kemajuan Lombok Barat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....