Ama One Terseret Arus, Ditemukan Tak Bernyawa
- 16 Feb 2026 00:38 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap Ama One (67), seorang petani yang terseret arus banjir di Desa Hidirasa, Kecamatan Lambu, Kabupaten Bima, resmi ditutup pada Sabtu 14 Februari 2026. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada hari ketiga pencarian.
Peristiwa nahas tersebut terjadi pada Kamis 12 Februari 2026 sore. Korban yang akrab disapa Weli atau Ama One saat itu dalam perjalanan pulang dari ladang menuju rumahnya di Dusun Mangge Dalam. Ketika mencoba menyeberangi sungai yang meluap akibat hujan lebat, ia diduga terseret arus banjir yang sangat deras dan sejak itu dinyatakan hilang.
Menindaklanjuti laporan warga, tim SAR gabungan segera melakukan upaya pencarian. Operasi dibagi menjadi dua tim. Tim pertama melakukan penyisiran di sepanjang bantaran sungai, sementara tim kedua menyisir area genangan bendungan menggunakan perahu karet.
Memasuki hari ketiga pencarian, sekitar pukul 10.20 WITA, tim SAR gabungan akhirnya menemukan tubuh korban mengapung di area Dam Sumi, sekitar satu kilometer dari lokasi awal kejadian.
“Jenazah ditemukan sekitar 1 kilometer dari lokasi awal kejadian,” ujar Koordinator Lapangan Pos SAR Bima, Ryonda Aryan Murbantoko, mewakili Kepala Kantor SAR Mataram, Muhamad Hariyadi.
Setelah ditemukan, jenazah korban dievakuasi menggunakan perahu karet dan selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka di Dusun Mangge Dalam, Desa Hidirasa.
Operasi SAR ini melibatkan berbagai unsur, antara lain personel Pos SAR Bima, Sat Polairud Bima Kota, Potensi SAR Bima dan TSBK, BPBD Kabupaten Bima, Tagana Kabupaten Bima, Polsek Lambu dan Babinsa, serta dukungan keluarga dan masyarakat setempat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....