Deadlock Lahan, Jalan Nuraksa-Batu Bolong Tertunda
- 15 Feb 2026 11:14 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID,Mataram - Rencana pembukaan dan pelebaran jalan baru yang menghubungkan wilayah Nuraksa hingga Batu Bolong dipastikan batal direalisasikan tahun ini. Proyek yang digadang-gadang menjadi solusi memecah kepadatan arus kendaraan di simpang empat Pagesangan dan sepanjang Jalan Gajah Mada itu tertahan pada proses pembebasan lahan yang menemui jalan buntu antara Pemerintah Kota Mataram dan pemilik tanah.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Mataram, Lale Widiahning, mengakui negosiasi tidak mencapai titik temu.
“Gagal ya tahun ini, karena pemilik lahan tidak setuju. Mudah-mudahan tahun depan bisa kita anggarkan lagi. Kami akan coba komunikasikan kembali dengan pendekatan yang berbeda,” ujarnya Minggu 15 Februari 2026.
Menurut Lale, inti persoalan terletak pada perbedaan persepsi terkait luasan lahan yang harus dibebaskan. Warga menghendaki agar seluruh hamparan tanah mereka dibeli secara menyeluruh dari ujung ke ujung, sementara pemerintah hanya membutuhkan bagian yang terdampak langsung oleh desain teknis jalan.
“Tuntutan warga itu harus dibebaskan secara serempak. Kalau kita kan butuhnya hanya bagian yang terkena proyek saja,” jelasnya.
Pemkot Mataram sejatinya telah menyiapkan anggaran sebesar Rp5.011.583.000 khusus untuk pembebasan lahan di jalur tersebut. Namun, nominal itu dihitung berdasarkan kebutuhan teknis per titik (spot-spot) proyek. Jika harus membeli seluruh sisa lahan milik warga di luar trase jalan, anggaran daerah dipastikan tidak mencukupi dan berpotensi membebani keuangan daerah.
"Kami berharap proyek strategis initahun depan bisa di laksanakan untuk mengurai kemacetan," katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....