Isu Pemeriksaan, Kapolres Bima Kota Tidak Masuk Kerja

  • 11 Feb 2026 13:25 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Kapolres Bima Kota, AKBP Didik Putra Kuncoro hingga saat ini belum masuk kerja sejak Senin 9 Februari hingga 11 Februari 2026. 

Orang nomor satu di Polres Bima Kota itu tidak hadir kerja selama tiga hari terhitung Senin hingga Rabu. Tampak ruang kerjanya masih tertutup rapat, tak ada aktivitas personel maupun staf yang ada di tempat tersebut.

Diduga ketidakhadiran Perwira Menengah Polri kerja ditengarai dengan isu bakal dilakukan pemeriksaan oleh Bidpropam Polda NTB dalam kaitan kasus mantan Kasat Narkoba Polres Bima Kota, AKP Maulangi yang telah ditetapkan sebagai tersangka dan PTDH.

Dugaan kuat pemeriksaan bakal dilakukan karena Kapolres Bima Kota merupakan atasan AKP Maulangi.

RRI kemudian melakukan konfirmasi Wakil Kepala Kepolisian Resor (Wakapolres) Bima Kota, Kompol Herman, SH di Mapolres. Saat ditemui ia menjelaskan bahwa Kapolres Bima Kota pergi sejak Minggu 8 Februari setelah Kapolda NTB berkunjung ke Bima. 

"Beliau (Kapolres) pergi pada hari Minggu, baru tiga hari setelah berkunjung bapak Kapolda," kata Kompol Herman, Rabu 11 Februari 2026 siang. 

Kompol Herman menyebut bahwa Kapolres pergi ke Jakarta. Kendati demikian ia tidak tahu apa keperluannya, apakah ada kaitan dengan kegiatan Raker atau yang lainnya.

"Saya hanya tau tidak ada masuk kantor. Belum masuk kantor. Apakah beliau sudah di balik ke Bima atau dimana saya belum dapat informasi dari beliau," ucapnya menegaskan.

"Tidak ada kabar dan tidak masuk kantor selama tiga hari. Hanya itu yang saya tau," ujarnya menegaskan.

Sementara itu, Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Mokhammad Kholik, S.I.K menjelaskan terkait Kapolres Bima Kota, masih dalam proses pendalam oleh Bidpropam. 

"Sementara belum dilakukan pemeriksaan, namun Bidpropam akan lakukan pemeriksaan," katanya menegaskan.

Kembali ia menegaskan, terkait adanya keterlibatan pihak lain, saat ini masih dalam pendalaman dan pemeriksaan terkait 

"Kami  bekerja berdasarkan alat bukti," ungkapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....