1,4 Juta Warga NTB Manfaatkan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
- 06 Feb 2026 15:20 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Provinsi NTB terus mendorong masyarakat untuk memanfaatkan program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG). Program ini bertujuan untuk mendeteksi dini penyakit tidak menular seperti diabetes, hipertensi, dan jantung. PKG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto guna meningkatkan derajat kesehatan sekaligus mencegah penyakit sejak dini.
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB, dr. H.L. Hamzi Fikri, M.M., MARS, menegaskan bahwa masyarakat dapat mengakses layanan ini dengan mudah melalui puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan yang telah ditentukan. Hal tersebut ia sampaikan dalam acara obrolan Beranda Astacita "Indonesia Sehat" di Pro 1 RRI Mataram, Jumat 6 Februaru 2026.
"Sejak diluncurkan, cakupan Pemeriksaan Kesehatan Gratis di NTB telah mencapai 26 persen atau menyasar 1,4 juta jiwa. Bahkan, NTB masuk dalam 10 besar nasional terbaik dalam pelaksanaan program ini," ujar dr. Hamzi.
Layanan PKG meliputi pemeriksaan hipertensi, diabetes, kolesterol, hingga pemeriksaan kesehatan umum. dr. Hamzi menambahkan bahwa program ini sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang memiliki keluhan kesehatan tertentu.
Selain pemeriksaan medis, masyarakat juga mendapatkan edukasi mengenai Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pentingnya berolahraga, serta konsumsi makanan bergizi. Menurut dr. Hamzi, meski angka stunting di NTB berhasil ditekan, tantangan kesehatan saat ini bergeser pada meningkatnya penyakit tidak menular.
Oleh karena itu, PKG dilaksanakan secara masif melalui posyandu hingga layanan jemput bola ke wilayah terpencil. Pendaftaran dapat dilakukan melalui aplikasi maupun secara manual bagi warga yang memiliki keterbatasan akses teknologi.
Program ini juga terintegrasi dengan Universal Health Coverage (UHC). Jika ditemukan indikasi penyakit, masyarakat dapat langsung melanjutkan pengobatan melalui BPJS Kesehatan.
"Tidak perlu takut periksa. Semakin cepat diketahui, penyakit akan semakin mudah dan cepat ditangani," pungkasnya. (Aqil/Haja/Riski/PKL Ummat).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....