Kajari Lotim Perkuat Sinergi dan Transparansi Bersama Media

  • 05 Feb 2026 20:09 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Lombok Timur, I Gusti Ayu Agung Fitria Chandra Wati, mengajak insan pers untuk bersama-sama mengawal serta menyampaikan informasi hukum yang objektif dan berimbang. Ini termasuk melalui sosialisasi hukum menyasar dunia pendidikan guna meningkatkan edukasi kepada masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan dalam acara silaturahmi perdana bersama wartawan yang digelar di Kantor Kejaksaan Negeri Lombok Timur, Kamis 5 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum awal mempererat hubungan kelembagaan antara kejaksaan dan media di daerah tersebut.

“Kami mengajak rekan-rekan media untuk bersama-sama mengawal dan menyampaikan informasi hukum yang objektif, berimbang, serta memberikan edukasi kepada masyarakat,” ujar I Gusti Ayu Agung Fitria Chandra Wati.

Ia menilai media massa memiliki peran strategis dalam membantu kejaksaan menyampaikan informasi hukum kepada publik secara benar dan mudah dipahami oleh masyarakat luas. Karena itu, sinergi yang baik antara kedua pihak dinilai penting untuk menjaga kualitas informasi yang beredar di tengah masyarakat.

“Media merupakan mitra penting bagi kejaksaan dalam menyampaikan informasi hukum secara benar kepada masyarakat. Sinergi yang baik akan menjaga kualitas informasi yang diterima publik,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut, Kajari juga menegaskan komitmennya untuk membangun kedekatan dengan insan pers sebagaimana yang telah dilakukan di tempat tugas sebelumnya. Kedekatan tersebut diharapkan dapat terjalin pula dengan para jurnalis di Kabupaten Lombok Timur guna memperkuat kerja sama yang konstruktif.

“Di mana pun saya bertugas, saya selalu dekat dengan rekan-rekan media. Sebelumnya saya bertugas di Bali dan memiliki hubungan yang sangat baik dengan media di sana. Hal yang sama tentu saya harapkan dapat terjalin di Lombok Timur,” ungkapnya.

Silaturahmi ini bertujuan untuk saling mengenal sekaligus memperkuat sinergi yang selama ini telah terbangun antara kejaksaan dan media. Ia juga menekankan pentingnya komunikasi dua arah agar tidak terjadi kesalahpahaman dalam pemberitaan.

“Kami berharap setiap informasi yang berkaitan dengan Kejaksaan Negeri Lombok Timur dapat melalui proses klarifikasi dan konfirmasi, sehingga berita yang disajikan tetap berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Meskipun telah menyandang predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Kajari Lombok Timur menegaskan pihaknya tidak akan berpuas diri. Perbaikan pelayanan publik dan penguatan integritas institusi akan terus dilakukan agar kepercayaan masyarakat Lombok Timur semakin meningkat.

“Predikat WBK bukan akhir, tetapi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan dan menjaga integritas demi kepercayaan masyarakat,” katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....