Prodi PIAUD IAIH Pancor Dampingi Tingkatkan Kompetensi Guru PAUD

  • 01 Feb 2026 18:54 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) Institut Agama Islam Hamzanwadi (IAIH) Pancor menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Pendampingan Guru PIAUD: Meningkatkan Kompetensi Konseptual dan Praktik Penyajian Makan Tambahan (PMT) untuk Anak Usia Dini (AUD)”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula IAIH Pancor dan difokuskan pada penguatan kapasitas guru PAUD dalam memahami aspek gizi serta praktik penyajian makanan tambahan yang sehat, aman, dan bergizi.

Kegiatan ini melibatkan sekolah mitra serta sejumlah lembaga PAUD, TK, RA, dan SPS yang tersebar di Pulau Lombok dan Sumbawa. Beberapa di antaranya yakni TK Bumi Gora Lombok Timur, TK Negeri 2 Masbagik, PAUD IT Qurrota A’yun Ampenan Mataram, TK Purnama Mataram, TK Mulajati Lombok Utara, RA Batu Rakit Lombok Utara, TK Insan Qur’ani Sembalun, KB Darul Faizin Lombok Tengah, KB Kanaq Muchtary Lombok Barat, hingga TK Doremi Kecamatan Buer, Kabupaten Sumbawa Besar.

Kaprodi PIAUD IAIH Pancor, Baiq Halimatuzzuhrotulaini, M.Pd., menjelaskan bahwa kegiatan pendampingan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya peningkatan kualitas layanan pendidikan anak usia dini yang tidak hanya menitikberatkan pada aspek pembelajaran, tetapi juga pada pemenuhan kebutuhan gizi anak. “Pendampingan ini kami selenggarakan untuk memastikan para guru PAUD memiliki pengetahuan konseptual sekaligus keterampilan praktis dalam penyajian makanan tambahan. PMT bukan sekadar pelengkap, tetapi bagian penting dari dukungan tumbuh kembang anak usia dini,” ujarnya saat diwawancarai, Minggu, 1 Februari 2026

Ia menegaskan, melalui program pengabdian tersebut Prodi PIAUD IAIH Pancor ingin memperkuat peran guru sebagai garda terdepan dalam memastikan anak memperoleh asupan gizi yang sehat dan terukur di lingkungan satuan PAUD. “Melalui program pengabdian ini, kami mendorong penguatan kapasitas guru PAUD sebagai pihak terdekat dan paling berperan dalam memastikan anak-anak memperoleh asupan makanan tambahan yang sehat, tepat, dan terkelola dengan baik,” ungkapnya.

Menurut Zuhro, program ini secara khusus menargetkan peningkatan kapasitas guru dalam memahami gizi anak usia dini, menyusun serta menyajikan PMT yang sehat, sekaligus mengelola pelaksanaan program PMT secara efektif dan berkelanjutan. “Program ini menargetkan peningkatan kapasitas guru dalam memahami gizi AUD, menyusun dan menyajikan PMT yang sehat, serta mengelola pelaksanaan PMT secara efektif dan berkesinambungan di satuan PAUD,” sebutnya.

Pelatihan dan pendampingan dilaksanakan dengan metode terpadu yang mengombinasikan ceramah materi, diskusi interaktif, simulasi, serta praktik langsung penyusunan dan penyajian PMT. Metode tersebut dipilih agar peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan secara nyata. “Pelatihan dilaksanakan dengan metode kombinatif yang mencakup penyampaian materi, forum diskusi, simulasi, hingga praktik langsung penyajian PMT. Skema ini diterapkan supaya guru tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap mengimplementasikan keterampilan tersebut di satuan PAUD,” katanya.o

Ke depan, Prodi PIAUD IAIH Pancor menargetkan kegiatan pendampingan guru PAUD serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan dan menjadi agenda rutin pengabdian prodi. “Kami menargetkan kegiatan pendampingan guru PAUD seperti ini menjadi agenda rutin. Ini bagian dari komitmen prodi dalam meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini sekaligus memperkuat jejaring kerja sama dengan lembaga-lembaga PAUD di wilayah NTB,” tegasnya.

Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat menjadi pintu masuk kolaborasi yang lebih luas antara perguruan tinggi dan lembaga PAUD dalam mengembangkan berbagai program penguatan kapasitas guru dan peningkatan layanan pendidikan anak usia dini. “Saya berharap kegiatan ini menjadi pintu masuk untuk membangun kolaborasi yang lebih luas antara kampus dan lembaga PAUD dalam mengembangkan program penguatan kapasitas guru serta peningkatan layanan pendidikan anak usia dini,” katanyanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....