UHC Award 2026 Tegaskan Kepemimpinan LAZ Pro Rakyat

  • 31 Jan 2026 17:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID., Lombok Barat - Komitmen Pemerintah Kabupaten Lombok Barat dalam menjamin hak dasar masyarakat kembali memperoleh pengakuan di tingkat nasional. Di bawah kepemimpinan Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini, Lombok Barat sukses meraih Penghargaan Universal Health Coverage Awards 2026 kategori Pratama, sebuah capaian yang menegaskan keberpihakan pemerintah daerah terhadap pelayanan kesehatan yang merata dan berkeadilan.

Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan dalam seremoni nasional yang berlangsung di JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa 27 Januari 2026. Acara ini dihadiri oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia yang dinilai berhasil memperluas cakupan jaminan kesehatan bagi masyarakatnya.

UHC Awards 2026 diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, didampingi Menteri Kesehatan Republik Indonesia serta Direktur Utama BPJS Kesehatan. Penghargaan ini menjadi penanda penting atas keseriusan daerah dalam memastikan seluruh warga terlindungi oleh sistem jaminan kesehatan nasional.

Secara nasional, penghargaan UHC tahun ini diberikan kepada 397 kabupaten/kota. Rinciannya, 75 daerah masuk kategori Utama, 192 daerah kategori Madya, dan 130 daerah termasuk kategori Pratama, salah satunya Kabupaten Lombok Barat.

Usai menerima penghargaan, Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini menegaskan jaminan kesehatan bukan sekadar memenuhi indikator administratif, melainkan wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.

“Kesehatan adalah fondasi utama kesejahteraan. Dengan cakupan kepesertaan BPJS yang telah mencapai 99 persen, kami ingin memastikan seluruh warga Lombok Barat mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa rasa khawatir terhadap biaya. Ini menjadi prioritas utama pemerintah daerah,” kata LAZ.

Status Universal Health Coverage yang diraih Lombok Barat juga membawa dampak langsung bagi masyarakat. Saat ini, warga yang mendaftar BPJS Kesehatan dapat langsung aktif tanpa masa tunggu panjang, sehingga layanan medis, termasuk kondisi darurat, bisa ditangani lebih cepat dan merata.

Berdasarkan data nasional, Lombok Barat tercatat memiliki tingkat kepesertaan BPJS sebesar 99 persen, dengan keaktifan peserta mencapai 81 persen. Capaian ini mencerminkan keseriusan pemerintah daerah tidak hanya dalam memperluas kepesertaan, tetapi juga memastikan layanan benar-benar dimanfaatkan oleh masyarakat.

Keberhasilan ini memperkuat posisi Lombok Barat sebagai daerah yang konsisten menjalankan program kesehatan pro rakyat, sekaligus menegaskan kepemimpinan daerah yang menempatkan kesejahteraan masyarakat sebagai agenda utama pembangunan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....