Pemkot Mataram Hentikan Dapur Umum Banjir Rob
- 28 Jan 2026 15:44 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram resmi menutup layanan dapur umum bagi warga terdampak banjir rob di Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan. Kebijakan ini diambil karena kondisi cuaca mulai membaik dan aktivitas masyarakat perlahan kembali normal, serta belum adanya perintah perpanjangan layanan darurat.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Lalu Samsul Adnan, menjelaskan dapur umum beroperasi hingga Rabu, 28 Januari 2026. Selama hari terakhir operasional tersebut, dapur umum tetap menyiapkan kebutuhan makan warga sejak sarapan hingga makan malam, sebelum akhirnya layanan dihentikan.
"Selama masa penanganan bencana, dapur umum kami menyediakan sekitar 600 bungkus nasi per hari. Bantuan tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak banjir rob serta petugas yang terlibat langsung dalam proses penanganan di lapangan," ungkapnya Rabu, 28 Januari 2026.
Meski dapur umum dihentikan, Pemkot Mataram memastikan posko bencana tetap diaktifkan, baik di tingkat kelurahan maupun di Pendopo Wali Kota Mataram. Selain itu, Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) masih melakukan pendataan korban terdampak untuk memastikan akurasi data penerima bantuan lanjutan.
"Kita sudah mendata sebelumnya kan sudah distribusi bantuan logistik juga telah dilakukan sejak awal penanganan, terutama di wilayah Pejeruk dan sejumlah kelurahan lain di Kecamatan Ampenan," ungkapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....