Pemkot Mataram Siapkan Anggaran Perluasan TPA Sampah
- 28 Jan 2026 08:34 WIB
- Mataram
RRI. CO.ID, Mataram - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram menetapkan penambahan landfill atau Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Kebon Kongok sebagai langkah darurat untuk mengatasi krisis sampah yang terjadi saat ini. Total kebutuhan anggaran proyek tersebut mencapai Rp4,2 miliar dan akan ditanggung bersama oleh tiga pemerintah daerah.
Sekretaris Daerah Kota Mataram, H. Lalu Alwan Basri, menjelaskan skema pembiayaan dilakukan secara proporsional, yakni Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebesar 40 persen, Pemkot Mataram 40 persen, dan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat 20 persen.
"Skema ini disepakati sebagai bentuk tanggung jawab bersama atas pengelolaan TPA regional." Ungkap Alwan Rabu 28 Januari 2026.
Dari komposisi tersebut, Pemkot Mataram mengalokasikan anggaran sekitar Rp1,7 miliar yang direncanakan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan. Anggaran ini difokuskan untuk pembiayaan penambahan landfill di TPA Kebon Kongok yang berada di wilayah Kabupaten Lombok Barat.
"Kita usahakan anggarannya,karena penambahan landfill solusi jangka pendek untuk mengatasi kondisi darurat sampah. Jika perluasan dapat segera diselesaikan, maka pembuangan sampah ke TPA Kebon Kongok bisa kembali normal seperti sebelumnya." ujarnya.
Meski pembagian anggaran telah dipetakan, komunikasi intensif antar tiga kepala daerah masih terus berlangsung. Pemkot Mataram juga tidak menutup kemungkinan adanya penambahan anggaran apabila kebutuhan perluasan TPA ternyata melebihi estimasi awal.
“Ini kan pembicaraan bertiga belum selesai sepenuhnya. Masih ada pembicaraan lanjutan, dan kemungkinan anggaran bisa bertambah karena kita juga menyiapkan lahan-lahan alternatif lain saat ini,” ujar Lalu Alwan.
Sambil menunggu perluasan landfill di Kebon Kongok, Pemkot Mataram menyiapkan sejumlah lahan milik daerah sebagai lokasi pembuangan sementara. Beberapa titik yang disiapkan berada di wilayah Babakan serta eks Bebek Galih di Jempong, yang akan digunakan secara darurat selama satu hingga dua bulan.
"Untuk sementara, Kita membagi alur pembuangan sampah ke dalam tiga zona. Wilayah Sandubaya dan Cakranegara diarahkan ke lokasi Babakan, sementara wilayah Ampenan, Sekarbela, dan sebagian Mataram dialihkan ke TPS Bintaro," kata Alwan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....