Peresmian Vihara Sutta Dhamma Perkuat Toleransi Lombok Utara

  • 26 Jan 2026 16:40 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Utara - Komitmen pemerintah daerah dalam menjaga kerukunan umat beragama kembali ditegaskan melalui peresmian Purna Pugar Vihara Sutta Dhamma di Dusun Lenek, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara, Kamis 8 Januari 2026.

Peresmian vihara tersebut dilakukan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, S.I.P., M.Si., didampingi Bupati Lombok Utara Dr. H. Najmul Akhyar, SH., MH., bersama Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama Republik Indonesia Drs. Supriyadi, M.Pd., serta Ketua Umum Agung Indonesia Bhikkhu Khemacaro Mahatera.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD NTB Sudirsah Sujanto, S.Pd.B., S.I.P., Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi NTB H. Lalu Moh. Faozal, S.Sos., M.Si., jajaran Forkopimda NTB dan Forkopimda Lombok Utara, para Bhikkhu Sangha, tokoh masyarakat, serta undangan lainnya.

Dalam sambutannya, Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal menegaskan bahwa kehadirannya merupakan bentuk komitmen kepemimpinan yang adil dan inklusif bagi seluruh umat beragama di Nusa Tenggara Barat. Ia menyampaikan bahwa dirinya senantiasa memohon doa dari masyarakat agar dapat menjalankan amanah sebagai pemimpin yang adil.

“Ketika saya bertemu masyarakat, saya selalu meminta doa agar dapat menjadi pemimpin yang adil dan amanah,” ujarnya.

Gubernur Iqbal juga menilai bahwa tingkat kesejahteraan dan kemajuan suatu daerah dapat tercermin dari kondisi rumah ibadah. Menurutnya, rumah ibadah yang layak akan mendukung kegiatan keagamaan, pendidikan, budaya, serta memperkuat persaudaraan antarumat.

“Saya ucapkan selamat kepada masyarakat Lenek atas diresmikannya vihara ini, sekaligus terima kasih karena telah merawat dan menjaga toleransi beragama di Lombok Utara,” katanya.

Sementara itu, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menegaskan bahwa kerukunan umat beragama di Lombok Utara tumbuh kuat berkat nilai budaya dan toleransi yang terus dijaga oleh seluruh elemen masyarakat. Ia menyebut, selama ini tidak pernah terjadi konflik antarumat beragama di daerah tersebut.

“Umat Buddha di Lombok Utara sangat luar biasa. Para bhikkhu tidak hanya mengabdi di Lombok Utara, tetapi juga melayani umat di berbagai daerah di Indonesia,” ungkapnya.

Bupati Najmul juga menekankan bahwa Pemerintah Daerah Lombok Utara tidak pernah membeda-bedakan agama dalam setiap kebijakan pembangunan. Seluruh umat, kata dia, memiliki peran dan kontribusi yang sama dalam membangun daerah.

“Selama enam tahun berturut-turut, Lombok Utara mendapatkan anugerah sebagai daerah dengan tingkat kepedulian tinggi terhadap kerukunan umat beragama,” tambahnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Bimbingan Masyarakat Buddha Kementerian Agama RI, Supriyadi, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Gubernur NTB dan Bupati Lombok Utara. Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah memberikan makna tersendiri serta menjadi penyemangat bagi umat Buddha di Dusun Lenek dalam merawat dan memanfaatkan vihara.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Gubernur NTB dan Bupati Lombok Utara yang terus membersamai umat Buddha, sehingga vihara ini dapat diresmikan hari ini,” ujarnya.

Ketua Umum Agung Indonesia Bhikkhu Khemacaro Mahatera juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah daerah dan seluruh umat Buddha dalam pembangunan vihara, baik berupa tenaga, pikiran, maupun materi.

“Dusun Lenek telah mencatatkan rekor nasional dengan jumlah sekitar 40 bhikkhu dan calon bhikkhu terbanyak di Indonesia,” tandasnya.

Sementara itu, Ketua Panitia Pembangunan Vihara Sutta Dhamma, Endi Puspandi, dalam laporannya menjelaskan bahwa renovasi dilakukan karena kondisi bangunan lama sudah tidak memadai untuk menampung aktivitas keagamaan seiring bertambahnya jumlah umat.

“Total anggaran pembangunan mencapai sekitar Rp900 juta yang bersumber dari berbagai pihak serta swadaya masyarakat, dengan waktu pengerjaan selama enam bulan,” jelasnya.

Acara peresmian juga dirangkaikan dengan penandatanganan prasasti, pengguntingan pita, penyerahan cinderamata, serta penyerahan bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) dari Bank NTB Syariah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....