RSUD Praya Gratiskan Pengantaran Jenazah se-Lombok Tengah

  • 26 Jan 2026 14:52 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Tengah – RSUD Praya mulai memberlakukan layanan ambulans jenazah gratis bagi seluruh pasien yang meninggal dunia. Layanan ini dihadirkan sebagai bagian dari peningkatan mutu pelayanan kesehatan seiring naiknya status RSUD Praya dari rumah sakit tipe C menjadi tipe B.

Wakil Bupati Lombok Tengah, HM Nursiah, mengatakan bahwa peningkatan tipe rumah sakit harus diiringi dengan pelayanan yang semakin maksimal di semua bidang. Menurutnya, layanan ambulans jenazah gratis merupakan salah satu bentuk nyata komitmen RSUD Praya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Seiring peningkatan dari tipe C ke tipe B, tentu dibutuhkan pelayanan yang maksimal di semua lini. Salah satunya pelayanan ambulans jenazah gratis bagi warga kita yang meninggal dunia,” ujar Nursiah, Senin 26 Januari 2026.

Ia menjelaskan, pengantaran jenazah dilakukan secara gratis oleh sopir ambulans yang telah mendapatkan pelatihan dan bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP). Dengan begitu, pelayanan diharapkan berjalan lebih profesional dan humanis.

“Pengantarannya gratis, sopirnya sudah dilatih, ada SOP-nya. Insya Allah, pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat,” jelasnya.

Berdasarkan pantauan RRI Mataram, selain menyerahkan satu unit ambulans jenazah kepada RSUD Praya, Nursiah juga memberikan motivasi kepada seluruh tenaga kesehatan agar terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Nursiah juga menyampaikan rasa syukur atas capaian RSUD Praya dalam proses akreditasi fungsi pendidikan dan pelatihan (diklat) peningkatan kompetensi tenaga kesehatan di NTB. RSUD Praya berhasil meraih akreditasi B, yang dinilai sebagai capaian positif bagi pengembangan kualitas SDM kesehatan.

Sementara itu, Direktur RSUD Praya, dr Mamang Bagiansah, menegaskan bahwa layanan ambulans jenazah gratis ini berlaku untuk semua pasien, bukan hanya pasien BPJS. Kebijakan tersebut diambil untuk meringankan beban keluarga pasien yang ditinggalkan.

“Poin pentingnya, kami terus berupaya meningkatkan layanan meskipun di tengah keterbatasan dan kekurangan. Layanan gratis ini berlaku untuk semua pasien, tujuannya untuk mengurangi beban materi keluarga yang sedang berduka,” ujar Mamang.

Dengan tambahan satu unit ambulans jenazah, saat ini RSUD Praya memiliki tiga unit ambulans jenazah yang dinilai cukup untuk melayani kebutuhan masyarakat. Karena diakui, selama ini tidak jarang keluarga pasien harus memikirkan biaya pengantaran jenazah di tengah suasana duka.

“Kadang-kadang mereka sudah dalam keadaan bersedih dan berkabung, tapi masih harus memikirkan biaya ambulans. Dulu sempat kami kenakan tarif, sekarang tidak lagi,” ucapnya.

Ia memastikan, apabila jumlah pengantaran jenazah meningkat, pihak rumah sakit akan berkoordinasi dengan ambulans desa serta ambulans lain yang tersedia agar pelayanan tetap berjalan optimal.

“Intinya, keluarga pasien tidak perlu lagi memikirkan biaya, tidak perlu mencari ambulans. Kami ingin mereka fokus pada proses berduka,” ujar Mamang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....