Pemkab Lombok Utara Siapkan Beras untuk Nelayan Terdampak Cuaca
- 26 Jan 2026 07:23 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Utara: Kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Lombok Utara berdampak signifikan terhadap aktivitas melaut nelayan. Untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat pesisir, Pemerintah Kabupaten Lombok Utara menyiapkan 42 ton beras dari Cadangan Pangan Pemerintah.
Cuaca buruk berupa gelombang tinggi dan angin kencang membuat sebagian besar nelayan tidak dapat melaut dalam beberapa waktu terakhir. Akibatnya, pendapatan nelayan menurun dan berpotensi menimbulkan kerawanan pangan apabila tidak segera ditangani.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Lombok Utara, Tresnahadi, mengatakan saat ini pihaknya tengah melakukan verifikasi data usulan bantuan pangan yang diajukan oleh pemerintah desa.
"Verifikasi dilakukan untuk memastikan bantuan disalurkan tepat sasaran kepada nelayan yang benar-benar terdampak," jelasnya, Senin 26 Januari 2026.
Dari seluruh desa yang ada di Lombok Utara, hingga kini baru sepuluh desa yang mengajukan permohonan bantuan pangan bagi nelayan. Setelah pemerintah desa mengusulkan nama-nama calon penerima, tim dari dinas terkait langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan validasi data.
"Setelah data dinyatakan valid, pemerintah daerah akan menyalurkan bantuan pangan berupa beras dengan jumlah 10 kilogram untuk setiap kepala keluarga nelayan," ujarnya.
Ia menegaskan bahwa stok cadangan pangan pemerintah daerah saat ini masih dalam kondisi aman untuk memenuhi kebutuhan nelayan yang terdampak cuaca ekstrem. Namun, apabila stok cadangan pangan mengalami penurunan, pihaknya akan segera mengusulkan penambahan cadangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya antisipasi pemerintah daerah dalam menghadapi situasi darurat akibat cuaca ekstrem, sekaligus memastikan masyarakat pesisir tetap mendapatkan perlindungan pangan.
Dirinya juga mengimbau pemerintah desa yang nelayannya terdampak namun belum mengajukan usulan agar segera menyampaikan data, sehingga bantuan pangan dapat disalurkan secara cepat, merata, dan tepat sasaran.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....