Uji Sandar Berhasil, Dermaga Senggigi Siap Jadi Gerbang Baru Wisata NTB
- 22 Jan 2026 16:02 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Pelabuhan Senggigi, Lombok Barat, mulai menunjukkan denyut barunya sebagai simpul transportasi laut dan pintu masuk pariwisata. Uji sandar kapal yang digelar pada Rabu 21 Januari 2026 ini menjadi sinyal awal kebangkitan aktivitas pelayaran di kawasan wisata unggulan tersebut.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Lombok Barat, Drs. M. Hendrayadi, mengatakan uji sandar dilakukan untuk memastikan kelayakan dermaga sebelum peningkatan operasional kapal penumpang dilakukan secara penuh.
“Hari ini kami bersama tim dari Dinas Perhubungan, UPT, KUPP, Bhabinkamtibmas, hingga Babinsa turun langsung menyaksikan uji sandar. Alhamdulillah hasilnya cukup baik dan dermaga sangat layak digunakan,” katanya.
Ia mengakui, kondisi cuaca saat uji coba berlangsung tidak sepenuhnya bersahabat. Namun demikian, proses sandar tetap berjalan aman dan stabil, menjadi indikator penting bahwa Dermaga Senggigi mampu digunakan dalam berbagai situasi.
“Walaupun cuaca hari ini tidak terlalu baik, kapal tetap bisa sandar dengan aman. Ini menjadi poin positif bagi kesiapan dermaga,” ucapnya.
Hendrayadi menyebut, terdapat beberapa catatan teknis yang perlu disempurnakan, khususnya berkaitan dengan aksesoris dan fasilitas keselamatan penumpang. Meski tidak bersifat mendesak, hal tersebut tetap menjadi bahan evaluasi.
“Ada beberapa masukan yang kami terima, terutama soal perlengkapan keselamatan. Memang tidak terlalu urgent, tapi tetap penting dan akan kami jadikan pertimbangan,” katanya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pihak Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (KUPP) dan operator kapal yang telah mendukung percepatan operasional dermaga. Dengan selesainya uji sandar ini, rencana penambahan trip kapal pun mulai direalisasikan.
“Insyaallah mulai tanggal 26 Februari, operator Eka Jaya akan menambah perjalanan menjadi enam trip per hari,” ucap Hendrayadi.
Dari enam perjalanan tersebut, lima kapal akan melakukan bongkar penumpang dan satu kapal muat, sehingga intensitas kedatangan ke Lombok Barat dipastikan meningkat signifikan.
“Artinya, arus kedatangan akan semakin ramai. Bahkan pada siang hari nanti bisa ada dua kapal yang sandar sekaligus,” katanya.
Dishub Lombok Barat juga membuka peluang masuknya operator baru. Jika seluruh fasilitas pendukung dapat dipersiapkan, bukan tidak mungkin pada bulan Maret akan ada kapal tambahan yang mulai bersandar di Senggigi.
“Kalau fasilitas bisa kita siapkan lebih baik lagi, sangat memungkinkan akan ada operator baru yang menyusul,” ucapnya.
Menurut Hendrayadi, keberadaan Dermaga Senggigi bukan hanya soal transportasi, melainkan bagian dari visi besar Pemerintah Kabupaten Lombok Barat untuk menggerakkan ekonomi masyarakat dari desa.
“Ini sejalan dengan cita-cita Pak Bupati Lombok Barat dalam mewujudkan kesejahteraan dari desa. Akses laut yang terbuka akan membuat pergerakan ekonomi menjadi lebih mudah,” katanya.
Ia menilai, peningkatan jumlah trip otomatis akan berdampak pada sektor pariwisata, baik wisatawan lokal maupun mancanegara, termasuk masyarakat yang melakukan perjalanan mudik saat Lebaran.
“Kalau dermaga sudah berjalan optimal, masyarakat yang mudik atau wisatawan bisa lebih mudah menggunakan Pelabuhan Senggigi,” ucapnya.
Saat ini, operasional masih terbatas dengan dua kapal per hari. Namun dengan kesepakatan bersama KUPP, peningkatan menjadi enam trip diyakini mampu menghidupkan kembali kawasan Senggigi dan sekitarnya.
“Kami ingin menciptakan kenyamanan bagi operator, penumpang, dan seluruh pendukung dermaga. Kalau semuanya nyaman, maka pergerakan orang dan ekonomi akan ikut meningkat,” kata Hendrayadi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....