Perbaikan Jalan di Lombok Timur Mulai 2026

  • 19 Jul 2025 19:39 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Timur: Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Timur (Lotim) berkomitmen memperbaiki infrastruktur jalan dengan mengalokasikan anggaran sebesar Rp 250 miliar. Proyek besar ini akan mulai dikerjakan pada tahun 2026 mendatang, sementara tahun 2025 digunakan untuk pembahasan dan persiapan melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) bersama DPRD Lotim.

Bupati Lombok Timur, H. Haerul Warisin, menyatakan bahwa kebutuhan anggaran yang besar ini ditujukan untuk memperbaiki dan membangun jalan dengan skala prioritas berdasarkan kebutuhan mendesak masyarakat. Selain itu juga dari masukan dari anggota DPRD.

“Kita ajukan mekanisme tahun jamak karena tidak ingin ada utang. Kalau rata-rata 1 kilometer itu Rp 1 miliar, maka kita bisa bangun sekitar 250 kilometer jalan. Tapi tentu harus disesuaikan juga dengan biaya pemeliharaan,” jelas Bupati Haerul Warisin, Sabtu (19/7/2025).

Seluruh ruas jalan yang akan diperbaiki atau dibangun akan menggunakan sistem hotmix, demi kualitas jalan yang lebih baik dan tahan lama. Lokasi jalan yang menjadi target pembangunan masih akan diputuskan berdasarkan urgensi, usulan masyarakat, dan pertimbangan teknis lainnya.

Dalam rangka memulai proyek ini, Pemkab Lotim telah menyiapkan dana uang muka sebesar Rp 50 miliar yang akan dimasukkan dalam pembahasan APBD Perubahan 2025. Proyek ini diyakini akan menarik minat banyak perusahaan besar, terutama karena nilai proyek yang cukup besar dan sistem pelaksanaan yang terbuka.

“Dengan skema tahun jamak, kita dorong perusahaan-perusahaan bonafide untuk ikut serta. Tidak bisa hanya satu tekanan saja, ini proyek besar,” tambah Bupati.

Sementara itu, Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menekankan bahwa pembangunan jalan ini sangat mendesak. Pasalnya, sejak pandemi COVID-19, hampir tidak ada anggaran yang dialokasikan untuk pemeliharaan jalan.

“Banyak ruas jalan yang belum pernah diperbaiki sejak pandemi. Ini tentu berdampak pada mobilitas dan ekonomi masyarakat. Karena itu, kami targetkan eksekusi perbaikan dan pembangunan jalan dilakukan pada tahun 2026,” tegas Edwin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....