Evakuasi WNA Brasil di Gunung Rinjani, Tim SAR Gunakan Teknik Vertical Rescue di Medan Ekstrem
- 24 Jun 2025 19:56 WIB
- Mataram
KBRN, Lombok Timur: Tim gabungan terus melanjutkan upaya evakuasi terhadap seorang warga negara asing (WNA) asal Brasil yang terjatuh di kawasan Cemara Nunggal, salah satu jalur terjal menuju Puncak Gunung Rinjani. Informasi ini disampaikan melalui unggahan resmi akun Instagram Balai Taman Nasional Gunung Rinjani, Selasa (24/6/2025).
Fokus utama evakuasi pada pagi hari ini adalah penurunan langsung menuju titik korban menggunakan teknik vertical rescue. Upaya ini dilakukan meskipun tim harus menghadapi medan tebing yang curam dan cuaca yang tidak menentu, yang terus menjadi tantangan serius dalam operasi penyelamatan.
Sebanyak 48 personel dari berbagai unsur terlibat dalam misi ini, terdiri atas Basarnas, Unit SAR Lotim Brimob, Polisi Kehutanan (Polhut), Emergency Medical and Health Center (EMHC), Lorax, porter lokal, dan tim relawan Rinjani Squad. Untuk mendukung kelancaran operasi, logistik tambahan telah disalurkan guna memenuhi kebutuhan tim selama dua hari ke depan.
Kabar menggembirakan datang pada sore hari. Sebanyak 7 orang rescuer berhasil mendekati titik keberadaan korban. Namun karena kondisi medan yang semakin gelap dan rawan, mereka memutuskan untuk melakukan flying camp atau bermalam di lokasi ketinggian guna melanjutkan evakuasi pada hari berikutnya.
Di sisi lain, upaya bantuan udara menggunakan helikopter belum membuahkan hasil maksimal akibat kabut tebal yang menyelimuti area sekitar Cemara Nunggal. Hal ini menyebabkan helikopter tidak dapat mencapai lokasi dengan aman, dan operasinya sementara dihentikan. Sebagai langkah alternatif jika jalur utama tetap tidak memungkinkan, opsi evakuasi melalui jalur Danau Segara Anak juga telah disiapkan dan tengah dikaji.
Seluruh proses evakuasi hari ini dipantau langsung oleh Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan, Brigjen Marinir Edy Prakoso, serta perwakilan Kedutaan Besar Brasil yang turut hadir di Posko Resort Sembalun untuk mengikuti perkembangan dari dekat. Evaluasi menyeluruh terus dilakukan untuk menyusun strategi terbaik dalam memastikan evakuasi berjalan cepat dan aman.
Balai Taman Nasional Gunung Rinjani mengajak masyarakat luas untuk turut mendoakan keselamatan seluruh tim penyelamat yang tengah berjuang di lapangan. Proses evakuasi ini menjadi salah satu misi paling kompleks yang membutuhkan kerja sama, ketangguhan fisik, dan kesabaran tinggi dari seluruh unsur terlibat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....