Ancaman Bencana Alam dan Sampah di Kawasan Wisata Lombok Timur

  • 31 Mei 2025 11:37 WIB
  •  Mataram

KBRN, Lombok Timur: Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menyebut daerahnya saat ini tengah menghadapi dua kondisi darurat sekaligus yakni, darurat bencana alam dan darurat sampah. Salah satu kawasan yang menjadi perhatian utama adalah Sembalun, daerah wisata unggulan yang termasuk dalam kawasan Geopark Rinjani.

“Saat ini kita tidak hanya berhadapan dengan masalah bencana, namun juga darurat sampah. Apalagi di daerah Sembalun yang menjadi magnet wisatawan,” tegas Wabup Edwin dalam keterangannya, Sabtu (31/5/2025).

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten Lombok Timur berencana menganggarkan dana pembangunan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST). Pembangunan TPST ini ditujukan untuk menekan volume sampah yang kian menumpuk, khususnya di kawasan pariwisata yang padat pengunjung.

“TPST ini kami harapkan bisa menjadi solusi konkret dalam mengelola sampah, terutama di lokasi-lokasi wisata. Ini bukan hanya soal kebersihan, tapi juga citra daerah dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Edwin.

Selain fokus pada persoalan sampah, Edwin juga menyampaikan rencana membentuk wadah terpadu untuk penanganan kondisi darurat. Wadah ini akan memadukan seluruh potensi dan elemen penanggulangan darurat, seperti tim SAR, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta organisasi pencinta alam dan relawan lainnya.

“Kita ingin supaya penanganan bencana bisa lebih cepat dan terkoordinasi dengan baik. Komunikasi dan respons akan lebih efektif jika semuanya berada dalam satu sistem koordinasi yang terpadu,” jelasnya.

Edwin menekankan bahwa masalah lingkungan, baik berupa bencana maupun sampah, adalah tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat, pelaku wisata, dan organisasi kemasyarakatan untuk ambil bagian dalam menjaga kebersihan dan kesiapsiagaan menghadapi bencana. Dengan sinergi dan perencanaan yang baik, diharapkan persoalan darurat sampah dan bencana alam dapat ditangani secara lebih efektif, demi menciptakan Lombok Timur yang bersih, tangguh, dan ramah wisata.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....