Bunut Ngengkang: Wisata Alam Menawan dengan Sejarah dan Keunikan di Lombok Barat

  • 30 Apr 2025 22:57 WIB
  •  Mataram

KBRN , Lombok Barat: Bunut Ngengkang, sebuah destinasi wisata alam yang terletak di Desa Buwun Sejati, Kabupaten Lombok Barat, kini menjadi salah satu tujuan wisata terpopuler yang selalu ramai pengunjung. Setiap harinya, lokasi ini dapat menarik ratusan wisatawan, bahkan mencapai seribu pengunjung pada akhir pekan dan hari libur lainnya.

Dinamakan Bunut Ngengkang karena keberadaan pohon beringin besar (bunut) yang akarnya terbelah dua, menyerupai posisi kaki yang terbuka (disebut Ngengkang dalam bahasa Sasak). Keunikan ini menjadi asal mula nama destinasi wisata yang semakin terkenal ini.

**Keindahan Alam yang Menenangkan**

Bunut Ngengkang sejatinya adalah sebuah lembah yang dikelilingi pepohonan hijau yang rimbun. Air jernih mengalir melalui celah-celah batu, melintasi pancuran bambu, dan membentuk aliran sungai yang dibendung di beberapa titik menjadi kolam-kolam alami. Kolam-kolam yang luas dan airnya yang berwarna kebiruan menjadi daya tarik utama bagi pengunjung. Suasana yang tenang dan dikelilingi alam yang asri menjadikannya tempat yang ideal untuk menikmati ketenangan.

Namun, tak banyak yang tahu bahwa sebelum dikelola menjadi tempat wisata, Bunut Ngengkang menyimpan beberapa cerita dan rahasia menarik yang perlu diketahui.

**1. Lokasi Pertapaan Spiritual**

Sebelum menjadi destinasi wisata, Bunut Ngengkang kerap digunakan sebagai tempat bertapa. Salah satu lokasi pertapaan berada di dekat sumber mata air utama di sisi kanan telaga paling atas. Para petapa yang datang untuk mencari ketenangan sering kali melakukan ritual dengan menggunakan menyan, dupa, dan mantra. Konon, salah satu petapa bahkan berhasil menemukan sebuah cincin mirah delima setelah melakukan pertapaan di tempat tersebut.

**2. Tradisi Mandi Khusus di Malam Jum’at**

Selain sebagai tempat bertapa, Bunut Ngengkang juga dikenal dengan tradisi mandi khusus di malam Jum’at, yang dilakukan oleh sebagian orang berdasarkan petunjuk dalam mimpi. Salah seorang warga asal Lombok Tengah pernah datang untuk mandi hajat di malam Jum’at antara waktu Maghrib dan Isya’. Beberapa minggu setelahnya, seorang pria lainnya datang mengantarkan istrinya untuk mandi di waktu yang sama. Meskipun tak banyak yang tahu tentang makna khusus dari tradisi ini, hal tersebut menambah kesan mistis dan magis di sekitar Bunut Ngengkang.

**3. Gerbang Menuju Hutan Sesaot**

Bunut Ngengkang juga dikenal sebagai gerbang utama menuju kawasan Hutan Sesaot. Dulu, pohon beringin raksasa yang akarnya terbelah dua menjadi tanda bahwa pengunjung melintasi gerbang untuk menuju hutan tersebut. Menurut cerita dari penjaga kawasan wisata Sesaot, pada malam-malam tertentu, sering kali muncul hewan besar berbulu hitam lebat yang dikenal suka menggaruk pohon. Meskipun penampakan ini tak mengganggu manusia, hal itu menambah kesan mistis dan magis yang menyelimuti kawasan ini.

**4. Pemandian Umum Warga**

Selain ketiga hal unik di atas, Bunut Ngengkang dulunya juga merupakan pemandian umum bagi warga sekitar. Air yang mengalir melalui pancuran bambu memberikan kesegaran alami bagi siapa saja yang datang. Dulu, ada sekitar empat pancuran bambu yang digunakan oleh warga untuk mandi setelah beraktivitas di sekitar hutan Sesaot. Keberadaan pemandian ini memberikan nuansa kedamaian dan kenyamanan yang kini masih bisa dinikmati oleh pengunjung.

**Kunjungi Bunut Ngengkang untuk Pengalaman yang Tak Terlupakan**

Bunut Ngengkang tidak hanya menawarkan keindahan alam yang memukau, tetapi juga menyimpan cerita sejarah dan mistis yang menambah daya tariknya. Kini, tempat ini menjadi destinasi yang tidak hanya ideal untuk mandi dan menikmati kesegaran alam, tetapi juga untuk melakukan yoga atau meditasi guna menenangkan pikiran.

Jadi, jika Anda berkunjung ke Lombok Barat, pastikan untuk menyempatkan diri menikmati pesona Bunut Ngengkang yang penuh dengan keindahan alam dan cerita menarik.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....