Pemkab Lotim Gelar Pembayaran Zakat, Bupati Tekankan Transparansi dan Kepedulian
- 18 Mar 2026 18:25 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Bupati Lombok Timur H. Haerul Warisin menyerahkan zakatnya melalui Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Lombok Timur dalam kegiatan Pembayaran Zakat lingkup Pemerintah Daerah dan masyarakat yang dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah. Kegiatan tersebut berlangsung di Pendopo Bupati Lombok Timur, Rabu, 18 Maret 2026.
Selain Bupati, penyerahan zakat, infak, dan sedekah juga dilakukan oleh Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, jajaran Forkopimda, kepala OPD, pejabat eselon III dan IV lingkup Pemda Lombok Timur, direksi BUMD, hingga pimpinan perusahaan swasta di daerah tersebut.
Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa zakat merupakan bagian penting dalam ajaran Islam yang tidak hanya bersifat kewajiban, tetapi juga memiliki makna sosial yang mendalam.
“Di dalam Al-Qur’an banyak sekali surah yang mengajak kita untuk menunaikan zakat. Karena zakat bukan sekadar kewajiban, tetapi maknanya adalah untuk berbagi, saling peduli, melihat kesulitan orang lain dan membantu mereka,” ujar Haerul Warisin.
Ia menambahkan bahwa esensi utama dari zakat adalah membangun kepedulian terhadap sesama, bukan hanya sekadar membersihkan harta.
“Zakat tidak hanya membersihkan harta. Sikap membantu orang itu yang paling pokok dalam zakat. Sehingga hari ini seluruh pejabat struktural sampai teknis diundang untuk menunaikan zakat melalui BAZNAS,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa pengelolaan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) yang baik dan sesuai aturan dapat menjadi salah satu kunci dalam mempercepat pembangunan daerah. “Tidak ada jalan lain jika kita ingin mempercepat pembangunan Lombok Timur, yakni dengan pengelolaan zakat, infak, dan sedekah yang baik dan sesuai dengan hukum yang ada,” ucapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa Lombok Timur telah lebih dulu merintis pengelolaan zakat melalui pembentukan Bazda yang kini berkembang menjadi BAZNAS. “Saat ini negara mewajibkan semua ASN, baik PNS maupun PPPK, untuk berzakat melalui BAZNAS. Bayangkan berapa puluh miliar dana yang bisa kita kelola jika semuanya menunaikan zakat melalui BAZNAS,” tambahnya.
Bupati juga menyoroti pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan dana zakat. Ia menyebut BAZNAS Lombok Timur telah memiliki tim audit internal yang diharapkan dapat bekerja secara optimal.
“Kami berharap tim audit internal tidak hanya bekerja setahun sekali, tetapi bisa melakukan audit kapan saja jika ditemukan hal-hal yang tidak sesuai dengan aturan,” ujarnya.
Selain itu, Bupati mengingatkan agar BAZNAS lebih selektif dalam menerima proposal bantuan guna menghindari penyalahgunaan serta menjaga kepercayaan para muzakki. “Jangan sampai menerima proposal yang tidak jelas peruntukan dan tujuannya. Hindari adanya calo proposal, karena ini menyangkut kepercayaan masyarakat,” katanya.
Ia juga mendorong agar penyaluran zakat tidak hanya bersifat konsumtif, tetapi juga produktif sehingga mampu memberikan dampak jangka panjang bagi masyarakat. “Penyaluran zakat ke depan harus lebih diarahkan pada hal-hal yang produktif, sehingga bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” imbuhnya.
Melalui kegiatan tersebut, Bupati berharap seluruh pejabat struktural dapat aktif berpartisipasi dalam menunaikan zakat melalui BAZNAS. “Tolong dicek bawahannya, apakah sudah menunaikan zakat atau belum. Manfaat BAZNAS ini sangat besar, bisa membantu orang sakit, memperbaiki rumah tidak layak huni, dan berbagai kebutuhan sosial lainnya,” katanya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....