PLN NTB Kerahkan Ribuan Personel Jaga Listrik Selama Ramadan dan Lebaran
- 17 Mar 2026 15:15 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram – General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB), Sri Heny Purwanti, memimpin langsung apel kesiapsiagaan dan pengecekan peralatan dalam rangka Siaga Kelistrikan Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. Kegiatan yang dilaksanaan pada Selasa 17 Maret 2026 ini menjadi bagian dari komitmen PLN untuk memastikan keandalan pasokan listrik selama masyarakat menjalankan ibadah Ramadan hingga perayaan Idulfitri.
Dalam kegiatan tersebut, PLN memastikan seluruh infrastruktur dan peralatan dalam kondisi optimal. Berdasarkan laporan, sistem kelistrikan di wilayah Nusa Tenggara Barat berada dalam kondisi aman dengan cadangan daya yang memadai untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi listrik selama periode siaga.
Secara rinci, sistem Lombok memiliki daya mampu pasok sebesar 407 megawatt (MW) dengan proyeksi beban puncak mencapai 363 MW, sehingga tersedia cadangan daya sebesar 44 MW. Sementara itu, sistem Tambora mencatat daya mampu pasok sebesar 183 MW dengan perkiraan beban puncak 144 MW dan cadangan daya sebesar 39 MW.
Untuk menjaga keandalan tersebut, PLN UIW NTB mengerahkan total 1.989 personel, yang terdiri dari 877 pegawai PLN serta 1.112 personel Tenaga Alih Daya (TAD) dan mitra kerja. Selain itu, sebanyak 132 unit peralatan pendukung dan 326 kendaraan operasional turut disiagakan, lengkap dengan material cadangan guna mempercepat penanganan jika terjadi gangguan kelistrikan.
PLN juga menyiapkan posko siaga di berbagai lini operasional. Tercatat terdapat 8 posko siaga pembangkit, 5 posko siaga transmisi, 1 posko siaga pengatur beban, serta 21 posko siaga distribusi. Dukungan tambahan diberikan melalui 1 posko siaga Icon+ dan 1 posko siaga PLN Nusa Daya guna memastikan kelancaran infrastruktur telekomunikasi dan layanan teknis.
Dalam mendukung kelancaran arus mudik dan mobilitas masyarakat selama libur Idulfitri, PLN menyiagakan 8 posko kesiapan kelistrikan di lokasi strategis, yang mencakup 5 pelabuhan dan 3 bandara. Langkah ini bertujuan menjaga keandalan pasokan listrik di titik-titik transportasi utama.
Selain itu, PLN memberikan perhatian khusus pada 61 lokasi prioritas, meliputi 23 masjid dan lokasi pelaksanaan Salat Idulfitri, 21 kantor pemerintahan, 10 rumah sakit, serta 7 hotel. Lokasi-lokasi tersebut menjadi fokus pengamanan pasokan listrik karena memiliki peran vital dalam aktivitas masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri.
PLN UIW NTB juga mendukung ekosistem kendaraan listrik dengan menyiapkan 46 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang tersebar di 38 lokasi di wilayah NTB. Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik selama periode mudik Lebaran.
Sri Heny Purwanti menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan wujud komitmen PLN dalam menjaga keandalan pasokan listrik.
“Melalui kesiapan personel, peralatan, serta posko siaga yang tersebar di berbagai titik, kami memastikan sistem kelistrikan tetap andal sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dan merayakan Idulfitri dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....