Sunnah Makan Kurma sebelum Sholat Idul Fitri

  • 17 Mar 2026 14:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Hari Raya Idul Fitri selalu identik dengan suasana bahagia setelah sebulan penuh menjalani ibadah puasa. Pagi hari biasanya dimulai dengan persiapan menuju lapangan atau masjid untuk melaksanakan sholat Ied. Namun, sebagian orang masih bertanya-tanya, apakah boleh makan sebelum sholat Idul Fitri? Dalam ajaran Islam, justru terdapat anjuran untuk makan terlebih dahulu sebelum berangkat melaksanakan sholat Ied.

Dilansir dari laman Muhammadiyah.or.id, salah satu sunnah pada hari raya Idul Fitri adalah makan terlebih dahulu sebelum berangkat menuju sholat Ied. Anjuran ini berbeda dengan Idul Adha, di mana umat Islam dianjurkan menunda makan hingga selesai melaksanakan sholat Ied. Tujuannya adalah untuk menegaskan bahwa pada hari raya Idul Fitri umat Islam sudah tidak lagi berpuasa setelah Ramadan berakhir.

Anjuran tersebut juga didasarkan pada hadis yang diriwayatkan oleh Anas bin Malik. Dalam riwayat yang tercatat dalam Sahih al-Bukhari:953 disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak berangkat untuk sholat Idul Fitri hingga beliau memakan beberapa butir kurma, bahkan biasanya dalam jumlah ganjil.

Sejumlah ulama juga menjelaskan bahwa kurma menjadi pilihan yang dianjurkan karena rasanya manis dan mudah dicerna tubuh. Dilansir dari laman Nahdlatul Ulama wilayah Jawa Timur, Rasulullah SAW biasa memakan kurma dalam jumlah ganjil sebelum sholat Idul Fitri, seperti tiga, lima, atau tujuh butir. Kebiasaan ini menjadi bagian dari sunnah yang dianjurkan untuk diikuti oleh umat Islam.

Selain mengikuti sunnah Nabi, makan kurma sebelum sholat Id juga memiliki manfaat bagi tubuh. Berdasarkan artikel di situs Eat Anytime, kurma mengandung gula alami, serat, dan berbagai nutrisi yang dapat membantu mengembalikan energi setelah sebulan berpuasa. Kandungan ini membuat kurma menjadi pilihan makanan yang ringan namun tetap menyehatkan untuk memulai hari raya.

Dengan demikian, makan sebelum sholat Idul Fitri bukan hanya diperbolehkan, tetapi juga termasuk sunnah yang dianjurkan. Mengawali hari raya dengan memakan kurma menjadi simbol bahwa puasa Ramadan telah berakhir sekaligus mengikuti teladan Nabi Muhammad SAW dalam menyambut hari kemenangan. (RRI/ Aldi W)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....