Waspada Pencurian Ternak Mengintai, Aparatur Desa Perkuat Pengamanan Lingkungan

  • 06 Mar 2026 13:55 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Memasuki bulan suci Ramadan, masyarakat di sejumlah desa mulai diingatkan untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kejahatan, khususnya pencurian ternak. Perubahan aktivitas warga pada malam hari selama bulan puasa dinilai sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan untuk melancarkan aksinya.

Pemerintah desa menilai fenomena meningkatnya kasus pencurian ternak saat Ramadan bukanlah hal baru. Situasi lingkungan yang relatif lebih lengang pada waktu-waktu tertentu menjadi celah bagi pelaku untuk beraksi. Karena itu, langkah antisipatif perlu dilakukan sejak dini dengan melibatkan seluruh unsur masyarakat.

Ketua Asosiasi Kepala Desa (AKAD) Lombok Barat yang juga Kepala Desa Jeringo, Sahril, menegaskan pemerintah desa telah menyiapkan sejumlah langkah konkret guna meminimalkan potensi pencurian ternak di wilayah pedesaan.

“Pemerintah desa mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan bersama. Aktivitas masyarakat pada malam hari selama Ramadan memang berubah, dan kondisi ini sering dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan,” ujarnya, Jumat, 6 Maret 2026.

Ia menjelaskan bahwa aparatur desa telah memperkuat koordinasi dengan kepala dusun, RT, RW, serta anggota Linmas untuk meningkatkan pengawasan di lingkungan masing-masing.

“Langkah konkret yang kami lakukan adalah memperkuat koordinasi dengan kepala dusun, RT/RW, serta Linmas. Selain itu, kami juga mendorong penguatan sistem keamanan lingkungan dan melakukan pemantauan di titik-titik yang dianggap rawan,” katanya.

Menurutnya, peran kepala dusun, RT, dan Linmas sangat penting karena mereka menjadi garda terdepan dalam memantau kondisi lingkungan. Kedekatan mereka dengan masyarakat membuat pengawasan bisa dilakukan lebih efektif.

Sebagai langkah pencegahan, pemerintah desa juga berencana mengaktifkan kembali ronda malam atau sistem keamanan lingkungan (siskamling). Dengan jadwal ronda yang teratur, warga dapat bergiliran menjaga lingkungan sehingga potensi tindak kriminal dapat ditekan.

“Ronda malam akan kami aktifkan kembali. Dengan pengawasan bersama secara bergantian, keamanan lingkungan akan lebih terjaga,” ucapnya.

Tidak hanya itu, pemerintah desa juga terus menjalin koordinasi dengan pihak kepolisian serta Bhabinkamtibmas. Kerja sama ini dilakukan melalui patroli rutin, pertukaran informasi, hingga penanganan cepat apabila ditemukan aktivitas mencurigakan.

“Koordinasi dengan kepolisian dan Bhabinkamtibmas sangat penting agar upaya pencegahan maupun penindakan bisa berjalan lebih efektif,” katanya lagi.

Pemerintah desa juga mengimbau para peternak agar lebih memperhatikan keamanan kandang ternak. Kandang diharapkan berada di lokasi yang mudah diawasi, memiliki pengaman yang kuat, serta selalu dalam kondisi terkunci.

“Peternak juga perlu lebih waspada. Pastikan kandang ternak aman dan segera melapor kepada aparat desa jika melihat aktivitas mencurigakan,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa meningkatnya kasus pencurian ternak biasanya dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari tekanan ekonomi, lemahnya pengawasan, hingga perubahan pola aktivitas masyarakat selama Ramadan.

Sebagai langkah jangka panjang, pemerintah desa juga mempertimbangkan pembentukan tim atau satuan tugas keamanan desa yang melibatkan aparatur desa, Linmas, serta tokoh masyarakat.

“Pembentukan tim keamanan desa sedang kami pertimbangkan agar pemantauan lingkungan bisa dilakukan lebih terorganisir,” ucapnya.

Di akhir keterangannya, Sahril mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga kebersamaan dan meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan.

“Kami berharap masyarakat tetap waspada dan saling menjaga. Dengan kerja sama antara pemerintah desa, aparat keamanan, dan masyarakat, kasus pencurian ternak bisa dicegah sehingga warga dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan lebih tenang,” ujarnya.

Partisipasi aktif warga, terutama dalam ronda malam dan berbagi informasi antarwarga, menjadi kunci utama dalam menjaga keamanan desa selama bulan suci Ramadan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....