Danrem 162/WB: Desa Benteng Terakhir Ketahanan Pangan
- 03 Mar 2026 11:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Timur - Komandan Korem 162/Wira Bhakti Brigjen TNI Moch. Sjasul Arief dalam sambutannya pada acara Safari Ramadan di Kodim 1615/Lombok Timur, Senin 2 Maret 2026 menegaskan Desa harus menjadi benteng terakhir ketahanan nasional, terutama dalam menghadapi ancaman krisis global dan ketidakpastian geopolitik dunia.
Di hadapan Bupati Lombok Timur, jajaran Forkopimda, tokoh agama, serta prajurit TNI, Danrem mengulas situasi global yang semakin kompleks, mulai dari potensi krisis energi hingga konflik internasional yang berdampak pada stabilitas pangan. Menurutnya, Indonesia harus menyiapkan langkah antisipatif dengan memperkuat kemandirian nasional dari level paling dasar, yakni desa.
Karena itu Danrem menekankan bahwa kemandirian pangan merupakan kunci utama untuk memutus ketergantungan terhadap negara lain.
"Kalau suatu saat dunia berhenti, kita tetap harus makan. Karena itu desa, kecamatan, sampai provinsi harus memiliki cadangan pangan sendiri dan tidak lagi bergantung pada kiriman dari luar negeri,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Danrem juga menenakan diperlukan peran strategis Babinsa sebagai ujung tombak dan motor penggerak pembangunan di desa yang tidak hanya bertugas di bidang pertahanan, tetapi juga aktif mengawal dan memastikan program-program pemerintah, termasuk MBG, berjalan tepat sasaran.
Menutup sambutannya, Danrem menegaskan komitmen Korem 162/Wira Bhakti untuk terus hadir dan bekerja bersama pemerintah daerah serta masyarakat.
"Kita tidak perlu lagi khawatir tentang bagaimana makan besok, karena sistem ketahanan itu sudah kita bangun dari desa,” pungkasnya dengan suasana penuh keakraban bersama jamaah Safari Ramadhan. (Joe/RRI)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....