Menata Hati sejak Dini, MTsN 2 Lobar Bangun Generasi Bersih Korupsi
- 02 Mar 2026 17:27 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Lombok Barat - Memasuki hari ke-12 Ramadhan, MTs Negeri 2 Lombok Barat kembali menghadirkan kegiatan Ceramah Inspiratif sebagai upaya serius membangun karakter Islami peserta didik di tengah tantangan gaya hidup modern yang kian kompleks. Kegiatan Senin, 2 Maret 2026 yang berlangsung khidmat di lingkungan madrasah tersebut mengangkat tema “Gaya Hidup Sederhana, Zuhud Membentengi Kita dari Korupsi”, sebuah topik yang dinilai relevan dengan realitas sosial saat ini.
Ceramah disampaikan oleh Sahdan, M.Pd. di hadapan seluruh siswa, dewan guru, serta tenaga kependidikan dengan gaya penyampaian yang reflektif dan menggugah kesadaran. Dalam tausiyahnya, ia menegaskan zuhud bukanlah sikap menjauhi dunia, melainkan kemampuan mengendalikan diri dari kecintaan berlebihan terhadap materi, katanya.
“Zuhud adalah sikap hati. Kita boleh memiliki harta, tetapi jangan sampai harta yang memiliki kita. Ketika seseorang terbiasa hidup sederhana, ia akan terhindar dari sifat tamak yang menjadi pintu masuk perilaku korupsi,” ujarnya dengan penuh penekanan.
Lebih lanjut disampaikan, praktik korupsi kerap berawal dari lemahnya integritas pribadi serta dorongan kuat untuk hidup mewah secara instan. Oleh sebab itu, pendidikan karakter sejak usia sekolah dipandang sebagai benteng utama dalam mencegah tumbuhnya mental koruptif di masa depan, ucapnya. Para siswa pun diajak membiasakan hidup jujur, bersyukur, dan tidak terjebak dalam budaya membandingkan diri secara berlebihan dengan orang lain.
Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat, Abdul Aziz Faradi, M.Pd.,menegaskan Ramadhan merupakan momentum strategis untuk menanamkan nilai kejujuran dan kesederhanaan sebagai fondasi kehidupan.
“Kami ingin anak-anak tumbuh sebagai generasi berakhlak mulia dan berintegritas. Mereka adalah calon pemimpin masa depan yang harus bersih dari praktik korupsi,” ujarnya.
Kegiatan semakin bermakna dengan adanya sesi refleksi diri, di mana para siswa diajak merenungkan bahaya sifat riya, tamak, dan budaya bermegah-megahan. Suasana haru dan penuh kesadaran tampak menyelimuti ruang kegiatan, mencerminkan pesan moral yang tersampaikan dengan kuat.
Melalui Ceramah Inspiratif Ramadhan ini, madrasah berharap mampu mencetak generasi Qur’ani yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga kokoh secara moral dan spiritual. Gaya hidup sederhana diharapkan menjadi benteng pribadi peserta didik dari berbagai bentuk penyimpangan, termasuk korupsi.
Semarak Ramadhan di MTs Negeri 2 Lombok Barat pun terus berjalan penuh makna, menghadirkan pendidikan yang tidak sekadar mengajar, tetapi membentuk karakter dan integritas sejak dini.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....