Tiga Macam Hati dalam Pandangan Islam

  • 27 Feb 2026 10:33 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Hati adalah pusat kehidupan manusia. Dalam ajaran Islam, hati diibaratkan sebagai raja bagi seluruh anggota badan. Drs. Muhammad Ardi Samsuri dalam Muzakarah Ramadan RRI Mataram menyebutkan, jika hati baik, maka baiklah perilaku seseorang. Namun jika hati rusak, maka rusak pula ucapan dan tindakannya. Karena itu, menjaga hati menjadi kewajiban setiap muslim.

Menurut penjelasan Ibnu Qayyim al-Jauziyah, hati manusia terbagi menjadi tiga macam:

1. Qalbun Salim (Hati yang Sehat)

Qalbun salim adalah hati yang bersih, selamat, dan penuh keimanan. Hati ini tunduk kepada Allah, ikhlas dalam beribadah, serta menjauhi penyakit hati seperti riya, dengki, dan sombong. Pemilik hati yang sehat akan mudah menerima kebenaran dan selalu berusaha memperbaiki diri. Inilah hati yang akan membawa keselamatan di dunia dan akhirat.

2. Qalbun Maridh (Hati yang Sakit)

Qalbun maridh adalah hati yang masih memiliki iman, tetapi juga dipenuhi kelemahan. Di dalamnya terdapat pergulatan antara kebaikan dan hawa nafsu. Terkadang condong kepada ketaatan, namun juga mudah tergelincir dalam dosa. Hati yang sakit perlu diobati dengan taubat, memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, serta menuntut ilmu agar tidak semakin parah.

3. Qalbun Mayyit (Hati yang Mati)

Qalbun mayyit adalah hati yang telah mati. Ia tidak mengenal Allah, tidak tersentuh oleh nasihat, dan tidak memiliki keinginan untuk beribadah. Hati ini dikuasai oleh hawa nafsu dan kecintaan berlebihan terhadap dunia. Inilah kondisi hati yang paling berbahaya karena jauh dari petunjuk dan cahaya iman.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....