Ramadan dan Seni Mengendalikan Diri

  • 25 Feb 2026 10:45 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Bulan Ramadan bukan sekadar momentum menahan lapar dan dahaga, tetapi juga ruang latihan untuk mengendalikan diri. Kunci meraih kesuksesan dan kebahagiaan sejati adalah kemampuan menahan emosi dan mengelola nafsu. Orang yang mampu mengendalikan diri dengan baik cenderung memiliki kesehatan mental yang stabil, hubungan sosial yang harmonis, serta kehidupan yang lebih seimbang.

Prof. Dr. Fahrurrozi Dahlan pada Muzakarah Ramadan Pro 1 RRI Mataram, Selasa 24 Februari 2026 menyebutkan, puasa ramadan menghadirkan kesembuhan batiniah bagi siapa pun yang menjalaninya dengan sungguh-sungguh. Dalam ajaran Islam, Rasulullah SAW menegaskan, “Berpuasalah, niscaya kamu akan sehat.” Sehat yang dimaksud bukan hanya fisik, tetapi juga sehat jiwa dan pikiran.

Ada empat seni utama dalam mengendalikan diri di bulan Ramadan. Pertama, mengendalikan lisan. Menjaga ucapan dari dusta, fitnah, dan kata-kata menyakitkan adalah bentuk kedewasaan spiritual. Kedua, mengendalikan pandangan. Apa yang kita lihat memengaruhi hati dan pikiran, sehingga menjaga pandangan berarti menjaga kebersihan jiwa.

Ketiga, mengendalikan emosi. Ramadan melatih kesabaran, menahan amarah, serta merespons persoalan dengan kepala dingin. Keempat, mengendalikan nafsu. Puasa adalah latihan untuk tidak diperbudak oleh keinginan, tetapi mampu mengarahkannya pada hal-hal yang diridhai Allah.

Dengan menjalankan keempat hal tersebut, Ramadhan menghadirkan ketenangan batin dan kedamaian jiwa. Inilah hakikat puasa: membentuk pribadi yang lebih sabar, sehat, dan berakhlak mulia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....