Pentingnya Niat dalam Puasa Ramadan

  • 23 Feb 2026 11:29 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Mataram - Puasa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, melainkan ibadah yang bertumpu pada kesadaran batin. Salah satu rukun terpenting dalam puasa adalah niat. Tanpa niat, puasa tidak sah dan wajib diqadha. Hal ini sejalan dengan sabda Muhammad SAW: “Innamal a‘mālu binniyāt” (Sesungguhnya setiap amal perbuatan tergantung pada niatnya). Hadis ini menjadi fondasi utama dalam memahami keabsahan seluruh ibadah, termasuk puasa Ramadan.

Menurut Prof. Dr. Fahrurrozi Dahlan, niat bukan sekadar ucapan lisan, melainkan tekad dan kesadaran hati untuk melaksanakan ibadah semata-mata karena Allah SWT. Pengucapan niat membantu menghadirkan kesungguhan, tetapi yang menentukan adalah ketetapan hati. Dalam konteks puasa Ramadan, niat harus dilakukan pada malam hari sebelum fajar sebagai bentuk pembeda antara puasa wajib dan puasa sunnah. Di sinilah letak urgensi niat sebagai identitas ibadah.

Lebih jauh, implikasi niat adalah peneguhan tauhid dalam praktik kehidupan. Saat seseorang berniat berpuasa karena Allah SWT, ia sedang menegaskan bahwa seluruh pengorbanan, menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu ditujukan hanya kepada-Nya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....