Toleransi Ideal adalah Menjaga Kedamaian, Keamanan antar Sesama
- 22 Feb 2026 17:39 WIB
- Mataram
RRI.CO.ID, Mataram - Kita miris dan prihatin atas viralnya video wisatawan di Gili Trawangan Lombok Utara, yang memprotes kegiatan ritual Tadarusan karena merasa terganggu dengan suara Loudspekar, akhirnya menilai privacy istirahatnya menjadi kacau. Wisatawan ini sempat beradu mulut dengan Pemuda di Masjid Gili Terawangan, seperti di video yang viral itu. Tetapi kita bersyukur tidak sampai terjadi adu fisik, karena cepat diamankan kamtibmas mandiri Gili Trawangan bersama aparat lainnya .
Kita prihatin dengan peristiwa ini, karena sangat mengganggu kondisi Trawangan yang aman dan tentram, bahkan oleh Forbes Gili Trawangan Lombok Utara Indonesia dinobatkan sebagai destinasi Surfing dan Diving terbaik Dunia. Jangan sampai video yang viral ini merusak martabat Gili Trawangan yang sudah mendunia dan sumber pendapatan bagi daerah dan masyarakat, hanya karena dinilai, tidak toleransi dengan perbedaan.
Toleransi sebenarnya adalah sesuai sudut pandang manusia adalah sikap saling menghormati, menerima dan menghargai perbedaan antara Individu atau kelompok, tanpa memandang agama, ras, suku, budaya adat istiadat dan latar belakang lainnya. Nilai toleransi juga terletak pada sikap terbuka untuk belajar dan memahami perspektif lain, tidak melakukan diskriminasi atau penindasan terhadap individua tau kelompok lain, sehingga perlu kita kedepankan nasyarakat yang inklusif.
Menengok kembali peristiwa tersebut, kita apresiasi terhadap jajaran Imigrasi dan kepolisian yang menindaklanjuti investigasi tentang oknum wisatawan ini, ternyata pihak Imigrasi menemukan bahwa ijin tinggal sudah melebihi waktunya atau operstay. Persoalannya adalah bagaimana mencari solusi atas video yang beredar tersebut, perlu ada penjelasan komrehensif pihak pihak terkait agar tidak muncul persepsi negative pihak luar atas sikap dan prilaku nasyarakat Gili Trawangan.
Instrosepeksi kita adalah kita dalam bulan Suci Ramadan ini, demiki untuk kebaikan. Kita berharap tidak ada lagi persoalan yang muncul dengan video tersebut, karena dapt mengganggu hubungan baik umat dengan wistawan atau masyarakat lain.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....