Buka Puasa Tak Biasa, Kambing Guling Jadi Andalan Iftar Merumatta

  • 20 Feb 2026 09:13 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Barat - Hotel Merumatta Senggigi membuat gebrakan baru dalam program Ramadan tahun ini. Mengusung konsep Bale Ramadan Signature, hotel yang berada di kawasan wisata Senggigi, Lombok Barat, ini menghadirkan pengalaman berbuka puasa berbeda lewat live cooking kambing guling satu ekor setiap hari, dipadukan dengan menu khas Timur Tengah seperti nasi kebuli dan lamb biryani.

General Manager Merumatta Senggigi, Fahrurrozi, menegaskan konsep ini merupakan inovasi baru Merumatta dan pertama di kawasan senggigi.

“Ini pertama kalinya kami menghadirkan menu kambing guling untuk iftar. Sepengetahuan saya, belum ada hotel di Senggigi yang melakukan hal serupa. Karena itu, kami ingin tampil berbeda dan konsisten menyajikannya setiap hari,” kata Fahrurozzi saat ditemui RRI di Lokasi Iftar Merumatta, Senggigi, Lombok Barat, Kamis, 19 Februari 2026.

Ia menjelaskan, kambing yang digunakan berukuran medium hingga large, disajikan dengan konsep all you can eat.

“Setiap hari satu ekor kambing kami siapkan. Habis satu, selesai, besok ganti lagi. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan pengalaman berbuka yang tidak biasa,” ucapnya.

Di tengah kondisi low season, inovasi ini juga menjadi strategi untuk mendorong okupansi hotel. Fahrurrozi menyebut, okupansi kamar saat ini masih di kisaran 20 persen.

“Kami membuat terobosan dengan meluncurkan paket bundling kamar dan F&B. Harga paket mulai dari satu juta lima puluh ribu rupiah sudah termasuk kamar, sarapan atau sahur, serta buka puasa untuk dua orang,” jelasnya.

Ia optimistis, menjelang Lebaran okupansi akan meningkat hingga 30 persen.

“Target kami bulan ini sudah bagus jika bisa mencapai 30 persen. Untuk program Ramadan, target buka puasa tahun ini 5.000 cover, naik dari tahun lalu yang hanya 3.500,” ujarnya.

Sementara itu, Executive Chef Merumatta Senggigi, H. Barkun Umar Bagis, mengatakan tema iftar tahun ini dirancang lebih variatif agar tamu tidak merasa bosan.

“Kami ingin menciptakan suasana berbuka yang menarik, supaya tamu datang ke Senggigi seperti pulang ke rumah sendiri,” katanya.

Menu yang disajikan merupakan perpaduan kuliner Nusantara, lokal Lombok, Timur Tengah, hingga Eropa.

“Ada sate rembige, ayam taliwang, jajanan tradisional, lalu main course seperti kambing guling, lamb biryani, dan nasi kebuli. Untuk internasional, kami juga hadirkan live cooking pasta,” ungkapnya.

Tak hanya itu, hotel ini juga menyajikan sekitar 15 jenis sambal setiap hari. Menu utama akan berganti secara berkala, sementara kambing guling tetap tersedia setiap hari.

“Supaya tamu tidak bosan, main course kami rotasi. Jadi semua segmen masuk, tamu lokal, Nusantara, sampai tamu western,” ucap Chef Barkun.

Menariknya, pada hari pertama iftar Ramadan, sejumlah wisatawan mancanegara sudah terlihat ikut menikmati buffet.

“Target kami sekitar 150 tamu per hari, atau kurang lebih 4.500 hingga 5.000 tamu selama sebulan. Harapannya, kunjungan terus meningkat dibanding tahun sebelumnya,” jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....