TPID Lombok Timur Perkuat Pengendalian Harga Bapok Selama Ramadan

  • 19 Feb 2026 17:18 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Lombok Timur - Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Lombok Timur terus memperkuat berbagai langkah pengendalian harga bahan pokok selama bulan Ramadan. Upaya tersebut dilakukan secara terpadu dengan melibatkan sejumlah organisasi perangkat daerah, mulai dari Dinas Perdagangan, Dinas Ketahanan Pangan, hingga Bagian Ekonomi Setda, guna memastikan stabilitas harga serta ketersediaan komoditas penting tetap terjaga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Sekretaris TPID Lombok Timur yang juga Asisten II Setda Lombok Timur, M. Khairi, menjelaskan bahwa salah satu strategi utama yang dijalankan adalah pelaksanaan operasi pasar di sejumlah pasar besar yang menjadi pusat aktivitas ekonomi warga. Penentuan lokasi dilakukan secara terencana dengan jadwal bergilir agar distribusi bahan pokok berharga terjangkau dapat menjangkau masyarakat lebih luas. Selain itu, TPID juga memperkuat koordinasi sejak awal dengan OPD terkait, pelaku distribusi, serta pihak swasta untuk menjaga kelancaran rantai pasok kebutuhan pokok.

“Operasi pasar menjadi langkah penting untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus memastikan ketersediaan stok bahan pokok bagi masyarakat selama Ramadan,” ujarnya Kamis, 19 Februari 2026

Dalam pemantauan TPID, beberapa komoditas kebutuhan dasar tercatat mengalami kenaikan harga, terutama cabai, bawang merah, dan daging ayam yang memiliki kontribusi besar terhadap inflasi daerah. Untuk komoditas cabai, pemerintah daerah menggandeng champion cabai guna mendukung suplai dalam kegiatan operasi pasar sehingga harga dapat lebih terkendali.

Ia menilai keberadaan operasi pasar tidak hanya membantu menjaga stabilitas harga, tetapi juga memastikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan selama periode peningkatan konsumsi masyarakat. Di sisi lain, masyarakat diimbau memenuhi kebutuhan secara wajar dan tidak melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan karena berpotensi memicu kelangkaan serta mendorong kenaikan harga di tingkat pasar.

“Kami mengajak masyarakat berbelanja secara bijak agar distribusi bahan pokok tetap merata dan harga bisa terus terkendali,” tambahnya.

TPID Lombok Timur menilai pelaksanaan operasi pasar selama ini terbukti efektif menurunkan tekanan harga dan menjaga keseimbangan pasar. Karena itu, kegiatan serupa akan terus dilakukan secara berkelanjutan sepanjang Ramadan guna memastikan stabilitas ekonomi daerah serta melindungi daya beli masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....