Jelang 1 Ramadan 2026, Warga Bima Ziarah Kubur

  • 17 Feb 2026 19:03 WIB
  •  Mataram

RRI.CO.ID, Bima - Menjalang datang bulan suci Ramadhan masyarakat muslim di Indonesia memiliki tradisi yang turun-temurun masih berjalan hingga saat ini. Tradisi itu yakni ziarah makam atau kubur.

Kebiasaan ini dilakukan satu hari sebelum pelaksanaan puasa atau tepatnya 1 Ramadhan. Seperti yang dilakukan warga yang ada di Kota maupun Kabupaten Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Tampak masyarakat melakukan ziarah makam pada Selasa, 17 Februari 2026 sore. Mereka mengunjungi makam orang tua, anak, saudara, kakek-Nenek, kerabat maupun lainnya.

Pantauan RRI Bima, terlihat warga berbondong- bondong datang bersama keluarga di Tempat Pemakaman Umum (TPU), Kelurahan Na,e , Kecamatan Rasanae Barat, Kota Bima. Mereka membawa bunga atau daun pandan, air tawar untuk ditabur di atas makam yang dituju.

Salah satu warga Pane, Haryanto mengaku ia dan keluarga biasanya ziarah kubur satu hari sebelum puasa dan satu hari sebelum lebaran. Kebiasaan itu sudah lakukan sejak kecil sebagai pengingat akan kematian.

"Saya datang ziarah makam orang tua dan keluarga," ujar mantan pegawai Pemkab Bima kepada RRI, Selasa 17 Februari 2026.

Haryanto menambahkan saat momen ziarah ia membersihkan makam orang tua, kemudian membacakan doa. Dia juga mengajak anak dan cucunya agar menjaga tradisi yang sudah lama dilakukan bagi masyarakat Bima.

"Kami bacakan surat alfatihah serta mendoakan orang tua. Paling penting ziarah kubur adalah mengingatkan kita akan kematian, kita akan kembali ke sisi Allah SWT," ungkapnya.

Sementara itu, Hasna (55) menyebut ia ziarah kubur kedua orang tua yang sudah lama meninggal dunia. Setiap tahun ia akan berusaha untuk melakukan hal demikian jelang puasa maupun sebelum lebaran.

"Saya datang ke kuburan orang tua. Kami mendoakan mereka," ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....