Harga Pangan Naik, Warga Minta Stabilitas

  • 17 Feb 2026 12:09 WIB
  •  Mataram

RRI. CO. ID, Mataram- Kenaikan harga sejumlah komoditas pangan di pasar tradisional Kota Mataram dikeluhkan warga dalam sepekan terakhir. Lonjakan paling mencolok terjadi pada cabai yang menembus Rp100 ribu per kilogram di Pasar Kebon Roek, Kecamatan Ampenan. Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat karena bertepatan dengan meningkatnya kebutuhan rumah tangga menjelang ramadan.

Pantauan di Pasar Kebon Roek menunjukkan harga cabai melonjak tajam, sementara tomat berada di kisaran Rp10 ribu per kilogram. Komoditas lain rata-rata naik Rp1.000 hingga Rp3.000 per kilogram. Daging sapi kualitas satu turut mengalami kenaikan dari Rp135 ribu menjadi Rp140 ribu per kilogram. Ayam broiler yang sebelumnya Rp35 ribu kini dijual Rp40 ribu hingga Rp45 ribu per kilogram.

Tidak hanya komoditas darat, hasil laut seperti ikan, udang, dan cumi juga ikut merangkak naik. Sejumlah pedagang menyebut faktor cuaca sebagai penyebab utama berkurangnya pasokan, sehingga berdampak pada harga di tingkat pasar.

“Kalau gelombang tinggi, nelayan jarang melaut. Pasokan kurang, harga pasti naik,” ujar Rahman, salah seorang pedagang ikan di pasar ikan Bintaro Kecamatan Ampenan.

Warga berharap pemerintah segera mengambil langkah stabilisasi agar lonjakan harga tidak berkepanjangan. Nuraini salah seorang ibu rumah tangga asal Sekarbela, mengaku harus mengatur ulang belanja harian.

“Cabai sampai Rp100 ribu itu berat sekali. Kami berharap harga bisa kembali normal supaya tidak memberatkan,” ucapnya.

Secara sosial, kenaikan harga pangan ini tidak hanya berdampak pada daya beli masyarakat, tetapi juga berpotensi memicu inflasi lokal jika tidak dikendalikan. Pemerintah daerah diharapkan memperkuat pengawasan distribusi dan memastikan pasokan tetap terjaga, sehingga keseimbangan antara kebutuhan masyarakat dan stabilitas harga dapat dipertahankan.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....